Minggu, 30 Mei 2010

dont know what(part 7)


**

Rio memulai ospek di sekolahnya hari ini , ia sudah bangun sejak pukul 4 pagi untuk menyiapkan segala yang dibutuhkan . ia pergi diantar mamanya ke sekolah barunya itu ‘universitas indonesia’ , karena hari hari ospek seluruh mahasiswa baru dilarang membawa kendaraan pribadi , jadi mama rio dengan senanga hati harus mengantarkan anaknya ini , mama rio ? kenapa selalu mama rio ? papa rio bekerja sebagai TNI, jadi tentu saja rio jarang bertemu papanya , papanya bekerja di luar kota , jadi mama dan rio hanya tinggal berdua dirumahnya . rio memasukan botol minum , laptop , hape , psp , dan mp3 playernya kedalam tasnya lalu segera menggendongnya dan memanggil mamanya untuk segera berangkat .

“rioo,sarapan dulu nak”jawab mama yang masih sibuk mencari kunci mobil yang akan digunakannya

“gausah deh maa, rio ga laper”jawab rio

“makaan, nanti lemes kalo engga makan”

“iyaiya”rio mengangguk sambil menghampiri meja makan yang sudah menghidangkan makanan kesukaan rio

Sesudah rio selesai makan , rio langsung menghampiri mamanya yang sedang mamanaskan mesin mobil di garasi

“udah ma ?”Tanya rio pada mamanya

“udaah , yuk berangkat”jawab mama

Riopun menutup pintu rumah dan menguncinya lalu memberikan kunci rumah itu pada mamanya dan masuk kedalam mobil . rio pun sampai di sekolah barunya , ia agak takut dengan tempat yang sangat asing untuknya . orang orang berbaju kemeja putih dan bercelana/ber rok hitam memadati lapangan luas kosong di sekolah itu , riopun turun dari mobil , sebelumnya ia pamitan pada mamanya dan mengucapkan salam . saat rio turun dari mobil dan berjalan perlahan melihat sekelilingnya , calon mahasiswi di sekolah terpukau oleh kegantengan rio , (seperti yang saya bilang pada part pertama rio itu idaman para cewek haha) rio yang tiis hanya membalas senyuman yang tertuju padanya dari banyak orang yang terus memperhatikannya . waktu baru menunjukan pukul 06.45 , sedangkan ospek baru mulai pukul 07.00 , masih lama rio mengahampiri kursi taman yang kosong , lalu duduk disana dan mengeluarkan laptop dari tasnya . rio mulai mengoprek laptopnya seperti biasa sampai waktunya ospek mulai dan blablabla

 

Hari ini sila juga memulai hari pertama di kampusnya , tapi sila ngga terlalu sibuk mikirin hari pertama ia masuk karena ga bakal ada apaapa di hari pertamanya ini . sila pergi diantar papa , sila berangkat kesiangan garara bangun kesiangan . biasalaah sila tidur malem lagi , online ! papa ngomel ngomel di mobil pas sila nguap nguap ngantuk . dipelataran kampus yang dipenuhin mahasiswa mahasiswi sekolah bergengsi tempat sila akan bersekolah berhentilah mobil sila ia pun turun menggunakan rok motif buga selututnya yang cantik membuatnya agak ribet menata posisi turunnya dari jok mobil ke atas tanah agar tetap sopan , cantik , dan memukau (?) sila segera membungkuk kearah papanya dan melambaikan tangan sambil tersenyum manis , papanya yang sudah mengerti apa maksud anaknya tersebut langsung pergi ke kantornya meninggalkan sila . sila mulai berdiri dan menarik nafas panjang panjang sambil memperhatikan sekitarnya , membereskan syal yang mengalung dilehernya lalu mulai melangkah dengan kakinya yang menggunakan sepatu kets tanpa kaos kaki , dan tas putih mengalung di lengannya . sila langsung menuju gedung tempat administrasi untuk menanyakan apa yang ia butuhkan . bel kampus berdering kencang , kencang sekali ! sila aja kaget ada ya bel sekenceng itu di Indonesia ? yaiyalah bel kampusnya ini memang sangat kencang karena harus terdengar ke seluruh bagian kampus . sila diantar oleh seorang wanita baik bernama mrs.miccelle ke ruangan tempat ia akan belajar .

“nih universitas ? apa SMA ? aneeh ” gumam sila disebelah mrs.miccelle yang pasti tak mengerti bahasa Indonesia

Sesampainya sila di ruangannya sila disambut ramah oleh dosen cantik yang langsung menghampirinya dan menariknya maju ke tengah kelas yang sangat sepi , semua orang disana sudah duduk rapi dikursi dan bungkam tak ada yang berbicara ,

“em,em.. come in come in”seru dosen itu riweuh menarik tangan sila, sila hanya mengikutinya dan memperhatikan ruangan kelas itu , sila kaget ngeliat isi kelas , isinya Cuma bule bule gitu haha

“hey  girl ? what are you doing ?”suara dosen itu ngagetin sila yang lagi ngamatin cowok yang mirip rio

“ha ? i..i.. yes maam ?”jawab sila kaget

if you're considering someone?” sindir dosen tersebut

“ehm..eh..em.. no maam no ! I just.. I just..”sila celingukan menampis kata kata dosen tersebut , sila malu . cowok cowok di dalam kelas memperhatikan sila semuaa . sila cantiik banget hari ini walaupun wajahnya juga beda aliran , tapi teteup sila cantik kemanamana

“I just what ? ooh come on say something..”

“em”sila geleng geleng kepala

yaa just have to introduce yourself now, your friends can not wait to find out who you are

“okay maam ,” sila mulai menarik napas panjang dan menghempaskannya perlahan , menepuk kedua tangannya pelan “OK all, good morning! My name is Shila, I come from Indonesia, I moved from Indonesia because my mother offered me to school here and live with my dad. My hobbies are listening to music, playing computer, singing, writing, and others. I live on 78 street, near a flower shop over there” sila menunjuk ke kanan (?) teman temannya hanya mengerutkan dagu , sila nyengir

um .. maybe that's all I can tell you all, glad to meet you!”sila kembali mengepalakan tangannya

“okay okay , thank you for…um..sorry what's your name again?

“s h I l l a”

“okay shilla , please sit in the empty seat over there”dosen itu menunjuk sebuah bangku kosong . pelajaran pun berlangsung blablabla


BERSAMBUNG

Senin, 24 Mei 2010

dont know what(part 6)


Rio menerimanya , ia menghembuskan nafas lega dan segera menekan tombol reply lalu menuliskan ‘iyaa sil , emangnya lo setinggi apa ? hoho’ dan langsung menekan tombol send , sila tidak membalas sms dari rio . rio hanya berusaha untuk tetap positive thinking sama sila . dua haripun berlalu , sekarang sila sudah menjalani hari harinya di paris , sedangkan rio baru saja masuk universitas impiannya di daerah Jakarta . selama dua hari kebelakang mereka terus memberi informasi satu sama lain . hari ini sila mengunjungi menara eifel di paris , ia mengambil foto tepat dibawahnya , ia berniat untuk mengirimkannya pada sahabatnya yang tercinta . sepulangnya dari menara tsb sila langsung masuk ke dalam sebuah rumah yang megah , bercat krem natural , bertingkat , banyak kaca jendela besar mengelilingi rumah tersebut , RUMAH SILA , itu rumah dimana ayahnya tinggal selama ini . sila meninggalkan mamanya yang masih di dalam mobil bersama ayahnya dan berlari menuju kamarnya dilantai dua , selagi berlari kekamarnya sila menjinjing tas kamera yang cukup besar . sesampainya dikamar , ia langsung mengambil laptopnya yang mejeng di atas meja belajarnya dari tadi pagi , sebelum ia berangkat ke menara eifel . silapun segera mengeluarkan kamera dari tas kameranya , memasangkan kabel data di kameranya , menyambungkannya ke laptop , menunggu beberapa saat , mengambil modem internet dari laci meja belajarnya dan memasangkannya di lubang USB satu lagi . setelah keduanya siap , sila mulai beraksi , ia membuka yahoo untuk mengirimkan email , lalu memasukan fotonya dari kamera selagi internetnya loading . daan selesaii . sila menarik nafas panjang lega , ia segera membereskannya , membereskan kabel kabel , laptop dan kameranya . tiba tiba mama sila mengetuk pintu dan langsung masuk ke dalam kamar tanpa sila persilahkan . berjalan perlahan menuju tempat tidur sila lalu duduk disamping anaknya itu yang terlihat masih belum siap, silapun segera memutarkan badannya .

“sil , besok sila udah mulai masuk sekolahnya”mama sila menberitahu sila

“ha ? besok ? cepet banget maa ?”manja sila

“terus maunya kapan ?”

“nanti ajadeeh , satu bulan lagi..hihi”sila mencairkan suasana

“satu bulan ? sudah ah , you must to prepare everything you need today okay”

“oke”

 

Di Indonesia….

Rio yang baru saja pulang dari kampusnya langsung membereskan barangnya seperti jaket , tas , sepatu , dan lain lain lalu menyalakan laptopnya dan online ! ketika ia masuk ke yahoo ia mendapati satu email , sesegeranya rio membuka email itu

 (satu ini yang ngga penting tapi saya ingin : D)

From : http//shilasilucu@yahoo.co.fr (?)

To : http//riorio@yahoo.com


 

 

Yo..gue tadi baru aja ke menara eifel , nanti kalo lo kesini gue bakal enterin lo . hoho :d . keren baget ternyata keajaiban dunia yang satu ini . rio lagi sibuk apa akhir akhir ini ?

 

Rio tersenyum tipis melihat gambar sahabatnya itu , ia terus memandangi gambar tersebut ,

“sila..sila”ia menggeleng gelengkan kepalanya melihat gambar sila

“kapan ya gue ke paris ?”batin rio

dont know what(part 5)

“sini sil , tasnya biar gue masukin”rio berusaha meraih tas itu dari tangan sila

“ga usah yo , biar aja ini gue pegang”sila tersenyum manja

“kenapa ?”

“gimana gue doong”sila meletmelet lucu

“yaudah”

Mama sila menghampiri mereka yang sudah stand by didepan mobil dan memberikan 2 toples minum plastik  , yang satu berwarna pink , yang atu berwarna biru , satu diberikan pada sila satu diberikan pada rio . rio dan sila pun meminumnya segera . rio dan sila paling suka minum susu coklat sejak SMP , mama sila yang rajin buatin susu coklat . dengan kilat sila dan rio menghabiskan susu coklatnya . lalu rio segera membukakan pintu masuk untuk sila dan mamanya dengan toples minum yang masih dikepalnya . setelah sila dan mama masuk rio pun masuk ke dalam mobil dan langsung menyimpan botol biru itu di sebelah kirinya , lalu bersiap untuk menyalakan mobil . mereka berangkat ! . rio duduk didepan mengendarai mobil , sila duduk disamping rio termenung melamun , mama sila sibuk smsan sama papa sila di jok belakang . selama di perjalanan rio terus memikirkan gimana rasanya di Jakarta tanpa sila . tanpa disadari sejak tadi matanya sudah meneteskan air mata , kaos garis garisnya dibasahi oleh air matanya sendiri . sila menayapi rio sejak ia meneteskan air mata pertamanya , sila mengerti apa yang sedang rio pikirkan , sila hanya tersenyum melihat sahabatnya ini terus meneteskan air matanya , sila menarik selembar tisu dari tempat tisu yang menggantung diatas kepalanya , lalu mnghapus air mata rio dengan lembut , tanpa menggangu konsenterasi rio yang sedang mengendarai mobil .

“yoo. Jangan nagis”sila tersenyum menatap sahabatnya itu sambil terus menghapus air mata sahabatnya itu

Rio trbangun dari lamunannya , mendengar peri cantiknya berbicara “jangan nagis”

“HA ? JANGAN NANGIS ?”batin rio yang baru sadar kalau dari tadi ia mengeluarkan air matanya

“e..e..e..e.. nangis ? engga ko ?”rio sibuk sendiri menghapus air matanya dengan tangan kirinya , sedangkan tangan kananya tetap memegang stir mobil . tangan sila pun turun dan membiarkan tangan rio menghapus air matanya sendiri .

“alaaah , lo merah gitu matanya ”

Rio malu , apalagi mama sila yang dari tadi hanya memperhatikan mereka berdua bertingkah layaknya actor dan aktris yang sedang syuting film roman roman gimanaaaa gituu.muka rio memerah , rio hanya tersenyum . tak disangka mereka sudah sampai di tempat parkir Bandara Soekarno – hatta . rio segera turun dari mobil , membuka bagasi dan menurunkan barang barang sila dan mama ke trolley barang yang sudah ada disana lalu menyuruh tukangnya untuk membawanya kedalam mengikuti mama sila yang sudah lebih dulu berjalan menuju ke dalam, sedangkan sila turun dari mobil dengan situasi yang sibuk antara toples minum , tas laptop , tasnya , dan hapenya . rio hanya tersenyum mengeleng gelengkan kepalanya sambil menghampiri sila .

“silaa , gue bilang apa . tas laptopnya masukin aja ke koper . biar ga ribet”sindir rio sambil mengambil toples minum ,dan tas sila dari tangan sila . lalu menutup pintu mobil yang belum ditutup sama sila dan menekan tombol kunci di kunci mobil yang ia pegang ditangan kirinya . merekapun berjalan memasuki bandara . PUKUL 12.25 ! 5 MENIT LAGI ! LIMA MENIT LAGI SILA PERGI ! mama sila sudah siap dengan semua keperluannya, paspor,tiket,dan lainnya . hati sila dan rio berdebar kencang , mereka bingung , mereka hanya diam menunggu waktunya pergi . 12.28 , mama sila mengajak mengajak sila untuk segera memasuki pesawat yang sudah siap .mama sila meninggalkan sila dengan rio, sedangkan barang dan semuanya sudah mama sila bawa . mama sila menunggu mereka di dekat tempat masuk . sila meneteskan air matanya dihadapan rio, rio yang hanya terdiam melihat sahabatnya menangis mulai bertindak

“peri cantiik , jangan nagis yaa, ayo naik ke pesawatmu….”hati rio seakan akan hilang beberapa saat lagi

“boleh yo ?”sila merengek air matanya semakin banyak

“boleeh, sekolah yang bener yaa”mata rio tak bisa menahan tangisan dihatinya , iapun menangis

“gue ga mau ninggalin lo yoo !!!!” sila semakin sedih mendengar kata kata sahabatnya yang mencoba untuk membuat sila berhenti menangis , tapi hati sila tak bisa berbohong lagi , sila ga mau ninggalin sahabatnya ini !

“udaah”rio meraih pundak sila dan memeluknya erat erat . “lo ga boleh gitu , lo pergi biar lo bisa nemuin apa yang lo mau . cita-cita lo ! walaupun gue ga ada disana nantinya tapi gue selalu dihati lo kan ?”

Sila hanya menganguk . riopun melepskan pelukannya , memegang pundak sila daan

“udah ya ? nanti matanya bengkak , mama udah nunggu tuh ! sana !”rio menahan air matanya , rasanya ia ingin menangis dan berteriak sekeras-kerasnya .

Sila berjalan menjauh dari rio , sambil terus memutar balikan kepalanya melihat rio , rio  terus diam hingga rambut panjang sila yang terurai itu sudah tak terlihat , ia mulai meneteskan air matanya “bodo ! lo bodo rio ! kenapa lo biarin sila pergi ninggalin lo ! bego ! bego ! bego ! bego ! begooooo !” hati rio terasa dipukul pukul ia melepaskan sahabatnya , mu lai saat ini ia tak bisa lagi melihat tawanya yang sangat riang, senyumannya yang begitu manis , candaannya yang membuat rio bahagia , tangisan manjanya , suaranya , tak bisa lagi melakukan semuanya bersama sila . rio memutarbalikan badannya dan berjalan menunduk menghapus air matanya menuju tempat ia memarkirkan mobilnya , lalu pulang kerumah dengan hati yang sangat berat melepas kepergian sila .

Sedangkan sila baru saja menaiki tangga pesawat perlahan memasuki pesawat bersama ibunya , lalu ia berjalan melewati barisan barisan kursi merah yang sangat banyak , sampai ia menemukan tempatnya , kursi yang sesuai dengan nomor yang ada di tiketnya .

“itu maa”tunjuk sila ke kursi yang tepat , ia masih kesibukan dengan laptop , tas , toples minum , dan hapenya . ia tak mau mamanya membantunya , ia ingin memegangnya sendiri . mama dan sila pun segera duduk, sila mulai kerepotan menyimpan barang barang yang ia bawa . ia menyimpan laptopnya di kanannya , toples minum pink di meja kirinya , tas dan hape diatas pahanya , ia mulai menarik napas panjan panjan dan menghembuskannya perlahan . mama sila hanya geleng geleng melihat tingkah anaknya ini . pesawatpun akhirnya terbang . sila memandangi kaca yang ada di sebelah kanannya lalu memikirkan rio yang ada dibawah sana , tiba tiba sila mengingat kado yang rio berikan padanya pada saat ia membereskan kopernya dirumah . ia segera berbalik , duduk tegak pandangannya mulai melihat ke tas yang ada dipangku oleh pahanya , ia memasukan tangannya ke dalam tas hitamnya yang cukup besar , tangannya mulai menari nari di dalam tas mencari sebuah kotak kecil yang dibungkus kertas lembut , setelah ia meraihnya ia mulai menebak nebak apa isi dari kado itu , ia tak bisa menebak apa isi kotak itu , ia segera membukanya

“HAH ??”sila terkaget setelah ia membuka kotak itu , sesuatu yang bersinar membuat matanya silau , sebuah cincin kecil cantik berwarna perak berhiaskan berlian berbentuk bunga yang sangat simple sedang ia pegang , dan itu pemberian dari rio ! sila memasangkannya di jarinya yang putih terawat , lalu senyum sambil terus memandangi cincin itu dipasang dijemarinya . sila agak waspada sama mama yang ada disampingnya , untungnya mama sila sedang tertidur pulas . silapun segera membereskan robekan robekan kertas kado kedalam tasnya dan langsung mengambil tas laptop yang ada di samping kanannya , membuka seleting pada tas itu dan perlahan membuka laptopnya .

Ia langsung mencoba untuk measang modem internetnya , berharap ada sinyal , ternya ta bisa ! sila sangat gembira ,ia langsung membuka aplikasi yahoo messenger di laptopnya dan sing in secepatnya. // rio yang baru saja sampai dirumahnya , tak tahu kenapa rio ingin cepat cepat membuka laptopnya dan online . tanpa basa basi ia berlari ke kamarnya dan mulai online // setelah sila masuk ia langsung mencari id : riorio di list friendnya , apa rio online ? // rio segera mencari id : silasilucu di list friendnya , sila online !!

Sila segera menekan tombol chat , lalu menyapa rio

 

Silasilucu : iyoo !

Riorio : silaaa !

Silasilucu : udah nyampe ?

Riorio : udaah cantiik

Silasilucu : nanti kalo sila udah nyampe sana sila kabariin yaa

Riorio : iya iya ,

Silasilucu : sila udah make cincin dari rio niih

Riorio : oh ya ? gimana ? bagus ga ?

Silasilucu : baguus banget ! makasih ya , ganteng !

Tiba tiba id sila off di lihat dari laptop rio , rio kaget , kenapa sama sila . sila juga kaget saat ia melihat… DISCONNECTED ! sial banget sila , emaang sila udah tinggi banget posisinya jadii wajar aja DC . iapun segera mengambil hapenya dan melihat sinyal yang ada di layar , ada sinyal ! ia segera mengetik sebuah kalimat di tulis pesan ‘iyo..maaf DC udah agak tinggi kali nih posisinya ’ dan memasukan nomor hape rio dengan cepatnya lalu menekan tombol send .

Minggu, 23 Mei 2010

dont know what (part 4)


“halo ”suara sapaan dari seberang sana

“ibu lisa ? apa kabar ?”

Mama rio menelfon mama sila

“baik baik , ini dengan siapa ?”

“ini mamanya rioo”

“oh ! ibu Amanda .. apa kabar ?”

“baik baik”

“ada perlu apa ya ? hehe sudah lama kita tak ngobrol ngoobrol”

“engga Cuma pingin ajaa. Oya bagaimana sila ?”

“baik baik . rio gimana ?”

“baik baik . ibu lisa sedang sibuk apa belakangan ini ?”

“saya sedang sibuk mengurus keberangkatan silaa , biasaalaah”

“ha ?”mama rio sontak kaget ia mulai tau kenapa kemarin rio melamun kaya gitu

“kenapa buu ?”mama sila mendengar nada mama rio yang sangat terdengar kaget

“e..e..e..engga , sila mau kemana ?”

“sila berencana melanjutkan sekolahnya di paris , menyusul papanya”

“paris ?”

“betul , bagaimana denagn rio ?”

“ri..ri..rio belum tau mau kemana . gimana anaknya aja deeh . hehe”

“ooh gituu ”

“yasudah mama lisa sudah dulu yaa, nanti kita berbincang bincang lagi”mama rio menyyelesaikannya

“oh ! iyaiya . assalamualaikuum”

 

Sementara itu rio yang sudah tiba di mall masih bingung untuk mencari toko yang tepat untuk membeli barang yang ia maksud .akhirnya setelah rio berjalan jalan mengitari mall ia masuk ke toko yang penuh cermin , penuh cahaya , TOKO PERHIASAN ! rio masuk ke toko perhiasan . ia melihat lihat benda yang ada di toko tersebut , menghampiri bagian etalase kaca yang dipenuhi oleh cincin cantik yang tertata rapi . matanya langsung tertuju pada cincin kecil cantik berwarna perak berhiaskan berlian berbentuk bunga yang sangat simple di atasnya .

“mba ! yang ini dong ! tolong , saya mau lihat”rio menunjuk cincin itu dari atas kaca

“oh ! iya !”petugas toko itupun mengambilkannya

Rio melihatnya secara detail , memandanginya , dan langsung membelinya . petugas toko itupun segera membungkusnya dengan kotok cincin yang lucu , Karena rio meminta untuk membungkusnya dengan kotak yang lucu . rio pun segera membayarnya dan keluar dari toko itu, menuju tempat parkir motor , menaiki motornya menggunakan helemnya dan pergi menuju rumah sila .

Sesampainya rio di rumah sila rio langsung masuk ke rumah sila , tapi kali ini rio mengetuk pintu terlebih dahulu , karena ia tahu sekarang masih pagi , pasti ada mama sila dirumah . pada saat rio melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah sila rio kaget , sepasang matanya melihat tumpukan koper koper di dekat pintu masuk , rio melotot kageet , ia hanya berdiri tegak dihadapan koper koper yang sudah siap pergi darinya . tiba tiba sila datang ke ruang tamu sembari menjinjing tas laptopnya , sila kaget melihat rio yang sedang berdiri dihadapan koper kopernya .

“y..y..y..yo”sila gagap

“sil”

“sorry yo”

“kenapa udah siap gi ni ? ”hati rio serasa diremas, ia ingin menangis tapi ia berusaha menahannya

“mama mempercepat penerbangannya jadi nanti siang gue harus berangkat”jawab sila gugup

“si..si..siang ini ?”

“i..i..ya yo”

Tiba tiba rio mengeluarkan bingkisan kecil dari saku celananya dan memberikannya pada sila ,

“jangan buka disini”rio mencoba untuk tetap santai

“kenapaa ?”

“jangan siiil ,”dengan nada yang lembut rio meyakinkan peri cantiknya itu

“i..i..iya makasih yo”

“ya , lo perlu gue bantu ?”

“ga usah,semuanya udah siap kok”

Rio hanya memperhatikan sila yang mondar mandir didepannya , menyimpan laptopnya di atas meja , memasukan kotak kecil dari rio ke dalam tasnya . rio hanya tersenyum melihatnya . rio menanyakan waktu keberangkatan sila , PUKUL 12.30 ! sekarang sudah pukul 10.00 . rio segera meminta izin pada mama sila untuk mengantar ke bandara , tetapi rio menganti motornya dulu dengan mobil kerumahnya sesegera mungkin .

Sesampainya di rumah rio langsung memarkirkan motornya digarasi lalu masuk ke dalam rumahnya untuk mengambil kunci mobil sambil berteriak teriak

“MMAA ! MAA ! MAMA !”rio tergesa gesa

“kenapa yo ?”mama buru buru menghampiri rio

“maa, rio mau nganterin sila kebandara ! sila hari ini berangkat maaa !”sambil mengorek ngorek laci yang isinya kunci kunci kendaraan dirumahnya , mencari kunci mobil yang akan ia pakai

“HHA ?? HARI INI ?”mama melotot kaget

“mama mau ikut ?”

“KENAPA HARI INI ?? MAMA SEKARANG ADA URUSAN PENTING !! YAAMPUN ! ”

“ini juga mendadak maa”mata rio mulai berkaca kaca

“bilang yaa ke sila dan mamanya , mama ada urusan maaf tidak bisa mengantar . aduuh ”mama rio sibuk sendiri gatau mau berbuat apa

“yaudah , rio pergi sekarang ya maa, dah ” rio bergegas ke garasi , memasuki mobil dan segera menyalakan mesin dan langsung menekan pedal yang ada di kakinya tanpa memanaskan mobil itu . sesampainya rio dirumah sila , waktu sudah menunjukan pukul 11.04 . rio segera masuk kedalam rumah sila , mama sila yang masih sibuk membereskan barangnya dipanggil oleh rio ,

“tantee , udah jam 11 ,”

“oh..oh..oh iyaa yo , sebentar tante bikini kalian susu coklat dulu”mama sila sibuk mengocok 2 gelas yang sudah terisi susu coklat hangat

“yaampun , ga usah repot repot tantee”rio hanya tersenyum sambil memperhatikan sila yang sedang duduk di sofa ruang tengah , lalu menghampirinya

 

“siil , kamu kenapa ?”Tanya rio membagunkan sila dari lamunannya

“hah ? i.. i.. iya yo ?”sila mengangkat kepalanya kearah rio

“kenapaa cantiik ??”rio tersenyum manis agar sila tidak sedih

“e..e..engga kok ”

“masa ? pasti mikirin rio yaa ?”rio mencairkan suasana

“ha ? kegeeran lo ”

“haha. Ayo berangkat !”rio bergegas meninggalkan sila , menghampiri tumpukan koper yang ada di ruang tamu, memasukannya ke dalam bagasi mobil satu persatu . rio emang baik banget dia bantu bantu tuuh . sila berdiri dari duduknya menghampiri rio dan membantunya.sila memasukan semua tasnya kedalam bagasi terkecuali tas laptopnya yang berisikan laptop dari rio dan tas kecilnya yang ada kado dari rio didalamnya . rio meghampiri sila 

dont know what(part 3)

“ngomong ajaa”rio belum melihat kearah sila

“yo ! liat gue !”

“kenapaa ?”rio mulai dari bangun tidurnya dan meninggalkan laptopnya,memalingkan pandangannya kea rah sila

“gue mau ngelanjutin sekolah gue ke perencis yo !”

Rio yang mulanya santai aja langsung memalingkan mukanya ke sila melotot terkejut mendengar kata kata sila . rio shock

“APA ??”rio menyambar

“iya yo . gue ditawarin untuk sekolah di tempat ayah gue tinggal”sila melemas , ia hanya menunduk sembari berbicara

Rio merenung sambil terus melihat sila yang menunduk terdiam . melihat mata sila tajam tajam ,melihat rambut sila yang tergerai rapi , melihat hidung sila yang selalu ia cubiti dulu , melihat mulut sila yang selalu bernyanyi bersamanya apabila ia sedang sedih , melihat sila , rio ngga sanggup kehilangan sila , sila sahabat sejatinya dar dulu mereka sudah sangat akrab satu sama lain . tapi sisi lain rio berkata kalau rio ga boleh egois sila harus dapet yang terbaik buat diri sila . lagian mereka kan udah berkomitmen untuk mementingkan sekolah dari pada hubungan sahabat yang mereka jalanin selama ini .

“lo bener mau ke paris ?”dengan nada lembut rio,rio bertanya pada sila sambil melihat mata sila

“i..i..i..ya yo”mata sila mulai berkaca – kaca

“lo jangan lupain gue siil”rio memelas , mata rio pun meneteskan air matanya .

“yo , gue Cuma mau sekolah aja disana . gue ga bakal ngelupain lo ” mata sudah tidak kuat lagi menahan air mata yang sudah menggunung di mata sila . air mata itupun menetes perlahan

“iya , gue tau . lo jangan nagis”rio yang melihat sila meneteskan air matanya langsung mendekati sila dan menghapus air mata sila . rio tak sadar kalau rio terlebih dulu menangis . rio mengangkat dagu sila membuat sila memandangnya , rio menghapus air mata sila lembut .

“maafin gue yo”

”maaf apa ?”

“maaf gue harus ninggalin lo sendiri disini”

“engga cantik . udah nangisnya . jelek tau !”rio mulai mencairkan suasana

“gue rencananya mau berangkat minggu depan ke paris”

“DEG !! MINGGU DEPAN ! cepet banget ! waktu gue tinggal dikit lagi buat bareng sila ” batin rio kaget . ia menenangkan dirinya

“minggu depan? Lo mau gue ngapain sekarang ? ada yang harus lo beli buat nanti ke paris ?”Tanya rio santai mencoba membuat sila tidak menangis lagi

“makasih yo ! ga perlu ko ! lo udah dating tiap hari aja bisa bikin semuanya lengkap . ga ada lagi yang perlu dibeli .”

“beneer ?”

“iyaa. Gue mau bilang makasih sama lo . lo yang selalu bikin gue hepi , lo selalu bantuin gue klau gue butuh pertolongan , lo yang selalu ngelindungin gue . lo inget ga pas gue hampir ketabrak mobil waktu itu ?”

“inget”rio mendengarkan sila batinnya sangaat bingung . ia tak tahu harus berbuat apa

“lo itu pahlawan gue yo !”

“makasih sil , lo juga peri kecil gue yang cantik!”

Sila tersenyum manis ke rio , rio membalasnya .sila sudah benar – benar akan ke paris apalagi ditambah dorongan dari rio yang membuatnya semakin pasti . setelah lama rio main di rumah sila rio pulang kerumah . dalam perjalanan rio hanya melamun terus berfikir “apa yang harus gue lakuin sebelum sila pergi ?” di dalam taksi yang rio naiki ia hanya terdiam membuat pak supir bingung .

Sesampainya rio dirumah ia segera masuk ke kamarnya tanpa basa basi pada mamanya , biasanya rio menceritakan sesuatu yang ia kerjakan sama sila hari ini , atau menceritakan cerita cerita seru sila yang membuatnya tertawa . kali ini tidak rio hanya melewati mamanya yang sedang menyiapkan makan malam sambil berkata “malem ma” lalu terus nyelonong masuk ke kamarnya , bahkan wajah mamanyapun tidak rio lihat . dikamar rio langsung terduduk di kasurnya , kembali memikirkan sila yang akan pergi minggu depan . semalaman rio memikirkan sesuatu yang tak muncul muncul di otaknya . tanpa disengaja rio melihat cincin lucu yang sangat kecil tergeletak di atas meja belajarnya , cincin dari sila ! itu cincin dari sila , sila memberikannya pada saat mereka baru kenal , memang itu cincin perempuan jadi rio ngga pernah memakainya tpi rio menyimpannya sampai sekarang itu adalah tanda salam kenal dari sila buat rio waktu itu , pas mereka kelas 3 SMP . akhirnya rio memutuskan untuk segera tidur , ada sesuatu yang harus ia lakukan besok .

Besoknya… rio terbangun dari tidurnya dan langsung melesat ke kamar mandi untuk mandi sestsetset . setelah mandi ia langsung memilih baju yang akan ia pakai . menggunakannya , merapihkan rambutnya, menyemprotkan sedikit pewangi ke tubuhnya , mengambil jaket lalu bergegas ke bawah untuk sarapan .

“ma , hari ini rio mau ke sila yaa”rio meminta izin pada mamanya di meja makan sambil mengolesi rotinya dengan sedikit selai kacang .

“ya”mama mengerutkan keningnya, mama agak bingung , biasanya rio jarang minta izin , karena hampir setiap hari rio pergi pasti rio ke sila .

“makasih ma”

“yo , kamu belum cerita kemaren ? gimana kabar sila kemaren ?”mama bertanya untuk memastikan sikap anaknya kemaren

“ehm..emangnya rio belum cerita ya ?”rio lupa

“kemaren kamu langsung masuk kamar , dan Cuma bilang selamat malam ke mama ”

“ha ? iya ?”rio kaget , rio takut untuk ngasih tau tentang kepergian sila satu minggu lagi

“iiyaa, jadi gimana sila ?”

“e..e..e..e..kemaren rio beliin sila laptop baru maa”rio hanya bercerita ttg itu

“terus ? gimana ? kok kamu engga ngajak mama untuk bantu nyariin ?”mama rio emang perhatian banget sama sila

“yaah , itu juga mendadak , karena kasian maa, laptopnya sila udah lama bangeet . sila seneng banget pas iyo kasih itu . apalagi sama lambang di laptopnya !” dengan manja riangnnya rio , rio bercerita

“lambang apa emang ?”

“lambang RS , baguuus bangeet !”

“kok bisa bagus gitu lambangnya ? sama kaya huruf nama depan kalian”mama menyuport anaknya

“iya doong . haha . iyoo gituu”manja rio

Setelah rotinya habis ia makan rio pamit pergi pada mamanya dan bergegas ke garasi untuk mengambil motornya . menggunakan jaketnya , memakai helemnya, menaiki motornya , memasukan kunci , menyalakan mesin , dan memajukan motornya . mamanya hanya memperhatikan anak semata wayangnya itu dari pintu menuju rumah yang ada di dekat garasi lalu meninggalkannya menuju dalam rumah yang sepi . mama rio menghampiri tefon rumah yang ada di dekat sof pojok ruangan lalu duduk di sofa mengangkat gagang telfon , menekan tombol angka


BERSAMBUNG......... 

Jumat, 21 Mei 2010

dont know what (part 2)

“apa nih yo ?”sila meraih bingkisan dari rio bingung , memperhatikannya , merabanya , mengocoknya , pokonya sila penasaran

“buka aja !”

Sila memperhatikan bungkusan persegi panjang dibungkus kertas kado salur cantik berwarna merah muda berpita dan mulai membuka kado itu….sila kaget melihat apa yang sedang ia pegang sekarang , laptop putih tipis yang berukir huruf ‘RS’ cantik .

“RR..R..I..OO ?”sila melongo ngeliat laptop itu

“lo suka ?”

“suka banget !! hari ini hari apa sih ?”

“hari sabtu”

“emangnya gue ulang tahun ya ?”

“ga”

“terus ? kenapa lo ngasih kado ke gue ?”

“pengen ajaa”

“Thanks banget ya yoo !!”sila langsung meletakan laptop itu di meja yang ada tepat disebelah tangannya dan meraih pundak sahabatnya itu, memeluknya dan mengucapkan terimakasih berulang kali

“iyaiya…anggep aja ini hadiah karena kita udah lulus ujian nasional SMA kemaren dengan lancar”rio tersenyum senyum puas . mereka baru aja nyelesain ujian nasional SMA minggu kemarin emang ngga kerasa banget mereka udah harus menjalani sekolahnya di tingkat yang lebih tinggi lagi , sila berencana untuk melanjutkan sekolahnya di perancis, tempat ayahnya bekerja . tapi sila belum berani untuk memberitahukannya pada sahabatnya , sila takut kehilangan rio, sila takut tanpa rio , mereka emang sangat deket seakan rio adalah kakaknya sendiri . rio yang selalu melindungi , selalu menyuport , menyemangati , member nasihat , mendukung sila bagaimanapun kondisi sila . sila sangat bingung ketika mamanya menawarkan sila untuk bersekolah di luar negeri , sampai sekarang sila belum member jawaban pada mamanya sila bertujuan untuk bicara dulu ke rio . hari hari sila kebelakang memang sangat membosankan , selain sila tidak sekola sila selalu memikirkan soal sekolahnya , tapi untungnya ada rio jadi sila bisa tetap senang melewati hari – hari sulitnya ini .

Sila melepaskan pelukannya dan segera mengajak rio untuk mencoba laptop barunya . ia meraih bungkusan kertas kado dan laptopnya lalu berjalan kearah ruang keluarga diikuti oleh rio . sila pun membuka laptop barunya , mengeluarkannya dari bungkusan plastic ,dan menyalakannya dibantu rio . rio sangat cekatan urusan laptop , rio menyetel semua isi laptop sila memasukan memori sila yang dulu mengatur laptop barunya sila , rio ini mulai suka sama ngotak ngatik computer sejak sahabatan sama sila . mereka raja dan ratu online di sekolahnya tiap pelajaran pasti laptop mereka ada di sudut meja .tapii walaupun sila dan rio rajin online tapi mereka pinter banget , mereka punya jadwal belajar setiap harinya yang ga boleh ketinggalan .

“udah yo ?”sila udah ga sabar nyobain laptop barunya dari rio

“sabar sabar”jawab rio santai sambil masih mengatur sesuatu dalam laptop sila, yang tidak sila liat karena rio ga mau sila liat apa yang ia kerjakan,posisi laptop sila yang lagi dipegang rio membelakangi sila .

“lo ngapain sih yo ?”

“entar siil..”

“aduh lo lama amat ”

“nih ! jangan ubah apapun” rio memutarkan laptop sila dan memberikannya pada sila yang udah ngebet banget pengen online. Sila pun meraih laptopnya dar tangan rio,ingin tau apa yang tadi rio kerjakan .

“lo nga..” kata kata sila terputus setelah ia melihat wallpaper di laptopnya , sila tercengang melihat foto yang baguuuuuuuuusssss banget (?)

“bagus kan ?” rio mengangkat dagunya sambil tersenyum bangga

“bagus banget ni foto ? perasaan kita ga pernah punya foto sebagus ini ?”sila yang masih focus memperhatikan foto itu

“gue yang ediit” balas rio sombong (heuh)

Sila hanya terus memperhatikan foto itu . foto rio dan sila yang diedit sama rio jadi sangat perfect , berlatarkan rerumputan di lapang luas , silanya kobe , rionya apalagi cakep pisan , sila aja sampe kagum sama kegantengan rio di foto itu

Sila mulai online . rio pun segera mengeluarkan laptopnya dari tasnya dan mulai menyalakannya daan online .di sela sela online mereka sila mulai membuka pembicaraan tentang sekolahnya .

“yo..gue mau ngomong..”


BERSAMBUNG...

dont know what (part 1)

maaf dalam cerita baru diba ini diba masih kekeuh make tokoh "RIO" . Gatau kenapa iba cuma pengen pake nama itu buat pemeran cowoknya . Kalo pemeran ceweknya iba pilih nama......ehm...sila ?...sita ?...diza ?...yara ?...gita ? hoho , so lets read my new story !! 


“yo ! kenapa lama banget ya loadingnya ?” Tanya seorang cewek yang lagi asik ngoprek laptopnya bareng sahabatnya yang juga lagi mengoprek laptopnya . SILA(sila seorang cewek keturunan blasteran, ibunya orang Indonesia ayahnya orang perancis ,pinter, cuek, idaman para cowok, dan yang pasti dia super-super cantik dan rame orangnya ) seperti biasa sedang online bersama sahabatnya, RIO (cowok perfect, baik, perhatian,pinter,idaman para cewek,dan pastinya ganteng)tentunya di laptop yang berbeda,mereka berdua ini udah sahabatan dari sejak SMP bahkan SD, tapi emang mereka mulai deket waktu SMP, yang satu idaman para cowok, yang satu idaman para cewek . rio dan sila ini emang menutup diri untuk soal hubungan yang serius ,mereka lebih mementingkan sekolah .

FLASHBACK (waktu rio dan sila kelas 3 SMP)

“yo ? gimana kalo lo ga lulus ?”Tanya sila

“pasti gue lulus ! gue yakin!”jawab rio pasti . mereka ngobrol-ngobrol di taman sekolah selagi istirahat , mereka baru aja nyelesain ujian nasional disekolahnya rio yang baru aja jadi anak rajin disekolahnya ini sangat semangat karena entar lagi mereka bakal masuk sekolah menengah atas . dulu rio ini bandel banget males belajar, tapi sejak masuk kelas tiga SMP rio ketemu sila, temen SDnya dan mulai kepengaruh jadi anak rajin dan mulai sahabatan sama sila .

“beneer ??” sindir sila sambil nyengir nyengir ngeliat sahabatnya ini menunjukan peningkatan yang pesat dari sikapnya

“bener ! liat aja nilai gue bakal lebih besar daripada lo! Gue yakin gue yakin”jawab rio sambil mengepalkan tangannya dan menganguk-nganguk penuh kepastian

“iyadeeh..gue nyerah ! lo udah bullet banget tekadnya ”

“oo ! iyadoong”

“alaah , tapi nanti lo juga bakal kecantol sama yang namanya cewek dan males belajar lagi”sila ngeremehin rio

“ha ? lo ngeremehin gue sil ? liat aja nanti ”rio gereget sama sahabatnya ini

“okey okey . bisa gue pegang ga omongan lo ?”

“bisa ! kalo perlu kita bikin perjanjian !”rio nantangin sila

“perjanjian apa ??”sila bingung

“kita bikin perjanjian..ehmm.. kita ga boleh pacaran dulu sebelum kita lulus SMA ! mauga?”

“hah ?”sila kaget

“kenapa lo ? ngga berani ?”

“berani !”sila menerima persetujuan mereka berdua dan saling nyantolin kelingking satu sama lain yang artinya JANJI .

 

BACK TO STORY

“lo udah nyambungin modemnya belum ?”Tanya rio merespon tapi matanya tetep focus ke layar laptopnya  mengabaikan sila yang udah gatel pengen online

“udaah yo !”

“laah? Terus kenapa ? gue nyambung nih ”akhirnya rio membantu sila yang lagi kebingungan, membiarkan laptopnya dan mendekati sila

“aduuh, masa lama banget ! dasar cacat !”

“sil,biasa doong , cantiik ! jelek deh kalo cemberut gitu ”rayu rio

“masalahnya udah hampir setengah jam gue ga masuk masuk”sila merengek

“ntar ntar..”rio menekan modem yang udah nempel di laptop sila, mencoba untuk mempercepatnya.

”huuh laptop sila udah jelek banget , apa gue beliin yang baru yaa ? kasian silaa”batin rio

“sil , laptop lo rusak modemnya kali..”Tanya rio

“aah ! masa siih !”

“lo pake yang gue aja..”tawar rio sambil mematikan laptop sila dan membereskannya kedalam tas laptop sila .

“boleh ??”Tanya sila girang

“boleh cantiik”dengan nada lembut rio yang membuat sila tersenyum

“makasih yo !! lo baek banget !”rayu sila sambil memasukan idnya di laptop rio

Rio hanya tersenyum melihat sahabatnya itu tersenyum lebar .

 

Besoknya…

Rio pergi ke store notebook di salahsatu mall dekat kompleknya , ia memilih milih laptop yang cocok buat sahabatnya, sila .

“warna pink ? terlalu girly . perak ? terlalu elegan . coklat ? terlalu kalem . apa yaaa??”bisik rio bingung

Akhirnya rio memilih satu laptop yang menurutnya sangat pas buat sila , segera rio bungkus laptop itu dengan kertas kado yang udah lama ia pilih . rio langsung pulang menggunakan taksi ke rumah sila, di waktu biasa mereka ketemuan di rumah sila untuk online bareng .sesampainya dirumah sila rio langsung masuk ke dalam rumah tanpa mengetuk pintu sambil menjinjing bingkisan yang dibawanya lalu berteriak

“SSIILLAAA”

Sila yang sedang menonton TV dikamarnya langsung bangkit dari duduknya setelah mendengar sahutan rio di bawah , dan langsung menghampiri rio

“rio ! lo lama amat siih ! gue tungguin dari tadi..”manja sila

“sorry sil..emangnya kenapa nungguin gue ? biasanya juga kaga ?”rio PEDE

“rumah lagi kosong ! gue takut”

“oo, pantes ! oh ya ! niih ”rio memberikan bingkisannya yang sebelumnya rio sembunyikan di belakangnya kepada sila


BERSAMBUNG.........

Jumat, 14 Mei 2010

suara lembut anak itu ngebuat tisha gila (part 15 END)

tepat di belokan lorong yang menuju ke las 8B ataupun lorong menuju tempat cuci tangan,

tisha merasakan detakan jantungnya berdetak sangat kencang bukan karena suara yang sedang ia dengarkan sekarang , tapi ia merasakan getaran yang sangat kuat dari lirik lagu tersebut //rio terus melangkah sambil terus menyanyikan lagu yang pertama kali ia nyanyikan di sekolah ini, yang pertama kali tisha dengar

tisha terus melangkah makin dekat ke belokan itu,tisha mulai mendengar 2 suara bersamaan bernyanyi untuknya,tisha makin deg-degan! “ADA APA INI ??” batin tisha serasa akan meledak//rio merasakan getaran yang sangat kuat di hatinya walaupun ia sudah tau kalau tisha sudah menyukai cowok lain tapi rio benar-benar merasakan apa itu getaran yang sangat kuat sekarang.ia mulai mendengar langkah seseorang dari belokan sana

MEREKA SEKARANG ADA DI BELOKAN ! KEDUANYA ADA DISITU !

Tisha yang sangat kaget melihat sosok cowok yang tak asing lagi untuknya,sedang menggenggam hapenya dan meletakannya di sebelah kupingnya, SAMA KAYA POSISI TISHA ! tisha memperhatikan cowok itu yang sedang bernyanyi, mulutnya sangat sama gerakannya dengan lirik-lirik yang sedang tisha dengar di genggamannya . rio yang belum sadar kalo ada tisha di depannya masih terus bernyanyi .

bawa daku penuhiku

Berilah dirikuu 

“R…R…R…I..I..I..I..O..O..O !!!!!!!!!!” tisha kaget karena sudah sadar akan semuanya , tisha melepaskan genggamannya, membiarkan hapenya terjatuh begitu saja dan menatap mata rio tajam-tajam . rio yang sangat kaget melihat tisha didepannya hanya terdiam , jantungnya berdetak begitu kencang sudah tak terkendali , perasaannya saat itu campur aduk malu senang takut semangat terharu dan pastinya sangat sangat bingung apa yang harus dia lakukan ??

“T..T..T..TISHA ???”

“Jadiii ???”

Tisha langsung lari kea rah rio dan langsung memeluknya erat erat, tisha sudah mengerti semuanya , apa yang terjadi selama ini COWOK YANG NGEBUAT TISHA GILA ITU RIO !!!

Rio hanya terdiam seakan tak bisa berbuat apa apa, rio yang tau kalo tisha udah punya cowok idaman yang sangat tisha cinta tak berkutik ,rio sangat bingung kenapa ? apa rio salah ? atau ??

“YO ! LO YANG GUE CARI-CARI LO YANG BISA BIKIN GUE SENENG , SEMANGAT , CERIA , TERSENYUM LEBAR , LO YANG BIKIN HATI GUE TENTERAM DAN DAMAI ! LO YANG GUE BICARAIN ITU ! DARI SUARA LO GUE BISA NGERTI PERASAAN LO ! LO YANG SELALU NYANYI BUAT GUE TIAP MALEM BIKIN GUE JATUH HATI SAMA LO ! ”

Rio yang baru saja sadar kalo cowok yang dicintain tisha adalah dirinya sendiri Nampak tersenyum dan memegang tisha erat-erat , seakan tak mau melepaskan tisha dari pelukannya sambil menyanyi

sesungguhnya dia adalah diriku” satu kalimat dalam lagu itu yang rio nyanyikan untuk tisha dalam pelukannya , tisha hanya tersenyum puas .



~THE END~

huhu sedih banget namatin cerita ini , tapi aku puas karena aku berhasil ngebuat adegan akhirnya terbayang sama aku (haha , gatau tah kalo yang lain baca ? bisa bayangin ga ?) .

semoga cerita pertama aku ini memuaskan untuk yang baca 


TERIMA KASIH

 

 

 

 

 

Suara lembut anak itu ngebuat tisha gila (part 14)

“ha?”tisha kaget

“e..e..e..iya .. lo punya pacar ga ?”

“em, engga sih , tapi gue udah punya seseorang dihati gue yang gue sayang banget,”

“wah ? siapa tuh” rio penasaran banget !!!!!!!!

“ada deeh.. dia itu bisa bikin gue semangat , bikin gue ceria, bikin gue rajin.pokoknya dia perfect lah (mungkin)dia bisa bikin hati gue sejuk, tenteram,dan damai, apalagi kalo dia ngeluarin suaranya …. Gue bakal senyum lebaaaaaar banget!!!” curhat tisha (eeaaa CURCOL)

“hah ? segitunya ?”rio ngga ngeeuh kalo yang tisha bicarain adalah dia sendiri . rio mulai melemah dia mungkin akan menggagalkan rencananya untuk menyatakan semuanya itu .

“iyya.. I LOVE HIM SO MUCH” tisha nyengir nyengir sendiri , rio diabaikan

“oops, tish gue duluan ke kelas yaa ada perlu ! gue lupa ! daah”rio berbasabasi untuk pergi sambil melambaikan tangannya dan pergi menjauh dari tisha yang masih duduk di kursi

“da..da..daaah ” tisha melambaikan tangannya untuk membalas lambaian tangan rio , tisha agak curiga sama rio yang tiba-tiba nanyain soal kaya begituan dan tiba-tiba pamit pulang.

 

Sekolah pun selesai…tisha pulang ke rumah..

Malam hari..di kamar tisha..

Ringtone hape tisha tiba-tiba berbunyi, tisha yang sedang focus belajar di meja belajarnya segera berlari menuju kasur dimana hapenya terbaring disana..tisha langsung menghempaskan tubuhnya dan meraih hapenya , berharap itu panggilan dari cowok misterius itu..

“halo ?” tisha girang

“tish ! lo lagi apa ?”Tanya tara dari sana

“hah ? ta..ta..tara ?”

“iya ! lo kenapa ? ko kaget banget kalo gue yang nelpon ??”tara belum sadar sekaligus tidak ingat kalau waktunya tara menelepon adalah jadwal untuk cowok itu menelepon .

“eng..engga kok ! gue lagi belajar tar”dengan nada yang sangat berubah drastis dari yang asalnya terdengar sangat girang jadi sangat lemas ga niat .

Tara  yang mendengar sahabatnya itu berbicara lesu , mulai ingat tentang cowok itu .

“ehmm, maaf tish ! maaf ! maaf ya !”tara buru-buru mematikan panggilannya

Tisha hanya diam, dia kembali ke meja belajarnya untuk melanjutkan belajar . tisha tidak konsen belajar ia terus menunggu ringtone hapenya berbunyi . tisha bingung kenapa cowok itu ga nelpon  tisha mala m ini.tisha pun tertidur di meja belajarnya karena terlalu lama menunggu telpon dari cowok itu .

Besoknya disekolah…

Jam ke 3-4 rio belajar music hari ini . rio sangat tak semangat, rio hanya menggenggam hapenya dari tadi sambil terus memperhatikan nomor kontak di hapenya yang tak lain nomer tisha,dan akhirnya ia memutuskan untuk keluar dari kelas untuk menarik nafas segar sejenak,rio berjalan ke arah tempat cuci tangan , memang disana udaranya enak banget .sembari jalan rio mengeluarkan hapenya dan langsung memainkan jarinya diatas keypad menekan nomor tisha yang sudah dia hafal daaan menekan tombol panggil !

Sedangkan tisha yang lagi di tempat cuci tangan baru saja mengeringkan tangannya dari air . tisha hari ini malas banget belajar jadi tisha keluar dari kelas, tisha kaget ngedenger ringtone hapenya berbunyi , segera tisha mengambil hapenya dari saku seragam dan mengangkat telpon itu .

“halo !!”

sedalam yang pernah kurasaa

Hasratku hanyalah untukmu

Tisha terus berjalan menuju arah kelasnya sambil terus mendengarkan, rio terus berjalan ke arah tempat cuci tangan sambil terus bernyanyi ,

terukir manis

Dalam relunganku

Jiwamu..jiwaku menyatu

Tisha sontak kaget mendengarkan lirik yang tak asing baginya dan suaranya, nada pilihannya juga .

Mereka terus melangkah menuju tujuan mereka masing masing


BERSAMBUNG...... 

suara lembut anak itu ngebuat tisha gila (part 13)

ngedengerin kata-kata yang keluar dari mulut yang nggak asing lagi buat rio, suara TISHA ! rio melangkah perlahan mendekati pintu kelasnya yang sangat dekat dengan sumber suara.

Tara dan Kevin hanya melotot ngedenger kata-kata yang tisha keluarin itu,sedangkat tisha kaget ngeliat sosok cowok cowok yang baru saja memunculkan diri di pintu 8B , RIO

“ASTAGFIRULLAH !!! RIO ! TADI GUE NGOMONG APA ?? MAMPUS GUE !!”batin tisha malu,kaget,apa punlah campur-campur semuanya .

Rio hanya menatap tisha dengan pandangan yang sangat tajam, tisha speechles ngeliat rio yang terus ngeliatin tisha .  tara dan Kevin hanya merhatiin mereka,yang satu malu ngeuts ,yang satu bingung memastikan apa yang tadi ia dengar.tisha yang makin memerah langsung ngacir ke kelasnya yang Cuma…uhmm 4 langkahlah . rio hanya diam sambil menatap tara dan Kevin yang masih diem kebingungan

“yo, tisha kayanya suka sama loe ?”tara mulai membuka pembicaraan

“iya yo, bener tuh !”timpal Kevin

“amiiin, semoga cinta gue ga bertepuk sebelah tangan (?)”harap rio

“engga sia-sia loe nelponin tisha tiap malem” tara mengatakannya dengan suara yang sangat kecil agar tisha tak mendengar dari dalam kelas

“ehm, iyaiya, tar , loe jangan kasih tau tisha yaa…”

“engga bakalan lah, ngapain gue ngasih tau tisha ?”

“thanks ya tarr..”

Tara Kevin dan rio pun berpisah,tara masuk ke kelasnya menyusul tisha,Kevin kembali ke kelasnya,rio masuk ke kelasnya . rio merenung dibangkunya kapan waktu yang tepat untuk ngasih tau tisha soal semua itu ? aku yang selalu nelponin dia tiap malem, aku yang selalu bernyanyi untuknya tiap malem,aku yang suka gagap kalau dia ngomong, aku yang suka sama dia aku yang cinta dia ! batin rio sangat bingung sekarang . akhirnya rio ngelupain itu sejenak lalu ia keluar dari kelasnya , diluar rio bertemu dengan tisha .

tisha agak masih malu soal yang tadi . riopun nyamperin tisha untuk bertanya.

“hey tish !”

“h..hey ! ”

“duduk yu biar ga ngalangin jalan ?”tawar rio

“o o o iya iya”

Merekapun duduk di bangku taman yang ada dekat kelas

“mm..yo maaf ya.. gue tadi make lo buat jadi model pembicaraan gue ? gapapakan ?” tisha mulai bicara

“ha ? eng..ngga apa apa kali hehe”

“gue tadi emosi banget  sama tara dan Kevin !”

“iya gue ngerti kok”

“hehe thanks yaa”

“ehm, ngomong ngomong .. boleh g ague nanya sesuatu sama lo ?”

“boleh ”

“tish..”rio ragu

“hem”

“loudahpunyapacar???”rio menanyakan pertanyaannya dengan cepat saking malunya


BERSAMBUNG....

suara lembut anak itu ngebuat tisha gila (part 12)

Tisha sangat terlihat kaget, gatau kenapa tisha bener-bener ngerasa terbang sampai ke langit ! jauh banget (?) tisha menatap mata rio tajam-tajam dia berusaha menebak apa yang akan rio lakukan, tapi dia tidak bisa menebak apapun mata rio ngeliatin kalo ada sesuatu yang tisha belum tahu,rio yang mau ngakuin semua itu tiba-tiba mengganti pikirannya setelah ngeliat raut wajah tisha yang begitu polos

“huh ! bukan waktu yang tepat ! terus gue mau ngapain ? tangan tisha sekarang ada di gengaman gue ? what should I do god ?” batin rio yang udah bingung banget , sedikit-demi sedikit keringat menetes di kepala rio membanyak, membanyak, dan membanyak membuat muka rio seakan diguyur air .

Sedangkan tisha yang masih nunggu rio ngomong dan ga ngomong-ngomong,

“nih anak mau apa sih ??” tisha bingung

“rio ? ada apa ? kenapa tangan gue ? ada yang salah ?” tanya tisha penasaran

Rio terbangun dari lamunannya “e..e..enggak ! enggak apa-apa , gini tish gue cuman mau ngomong kaloo…loe ga usah serepot ini bersihin seragam gue lagian ini juga salah gue nggak mehatiin jalan” rio tampak lega setelah mendapatkan kata-kata yang harus ia keluarkan dari mulutnya saat itu

“oo, ya ga apa-apalah ! gue kan yang ngga liat –liat kalo jalan, lagian ini kan eskrim gue yang ngotorin seragam lo”

 

 “engga , gue yang enggak liat loe yang ada di depan gue dan lagi sibuk sama eskrim loe..”bela rio

“enggak ! pokoknya biarin gue bersihin kotoran ini ! loe diem aja !”bentak tisha yang mengagetkan rio

Rio kaget baget ngeliat tisha tadi ngebentak dia , tapi kenapa tisha harus ngebentak rio? Rio langsung menunduk lagi dan merhatiin tangan lembut tisha menari-nari ngebersihin seragamnya  , (?) . setelah noda yang ada di seragam rio mulai bersih rio berterima kasih pada tisha yang udah mau ngebersihin seragamnya , dan bergegas keluar dari kelas tisha sambil menghembuskan nafas sangat kencang , selama rio di dalam kelas tisha , tak ada satupun teman sekelas tisha yang masuk . tisha mulai merasa aneh setelah rio pergi ,

“pasti ada yang ga beres nih !” batin tisha

Tishapun segera nelpon tara yang tadi ninggalin tisha sekaligus tisha tinggalin , tapiii tara enggak ngangkat-ngangkat telponnya , ini sangat aneh bagi tisha soalnya tara itu ga pernah ngeset profile silent di hapenya jadi pasti ringtonenya kedengeran . tishapun bergegas keluar dari kelas dan melihat kesekelilingnya yang sangat kosong,tisha makin ngerasa ada sesuatu yang ga beres , tisha perlahan melangkah melewati lorong lorong kelas sambil terus memperhatikan sekitar . setelah tisha sampai di dekat lapangan basket .

Tisha dikagetkan oleh kerumunan anak-anak yang banyak ,uhmm bukan banyak lagi kayanya hampir seluruh siswa ada di sana , tisha mulai mendekat ke lapang basket dan mencoba menerobos temen-temen lainnya untuk melihat apa yang terjadi, tangannyapun sibuk mencari jalan untuk ia lewat sampai akhirnya tangannya tak perlu lagi untuk mencari jalan ia melihat seorang cewek yang lagi sibuk berantem sama lawannya, cowok yang ngga terlalu besar badannya tapi tetep aja besar kalo lawan cewek , TARAAA !! KEVIIN !!

“TAAAAARRAAAA !!!!!! KEEEVIIIIIIN !!!!!!!!”teriak tisha yang ngebuat semua penonton,tara dan juga Kevin ngeliat ke tisha, Kevin sama tara yang lagi serius untuk ngelindungin diri biar ga kalah dalam pertarunganpun buyar konsenterasinya

“NGAPAIN KALIAN BERANTEM LAGIIII !!!! ” lanjut tisha

Emaang..tara dan Kevin ini sangat sering berantem, mereka ngga mikirin kalo mereka itu beda jenis , apalagi Kevin dia bodo amat kalo tara cewek , kali-kali ini memang mereka udah jarang berantem, daan hari ini mereka seakan bernostalgia . mereka biasanya berantem gara-gara Kevin yang agak jahil sama tara , tapi kevin jailnya keterlaluan jadi tara membalas .

“TAR ? APA LAGI SEKARANG ? KALIAN BERANTEM KARENA APA ?” lagilagi tisha menyambung pertanyaan pertanyaannya sebelumnya

“eng..eng..engga apa apa tish !”tara menjawap dengan gagap karena kaget ngeliat tisha ngeliat kejadian itu

“ENGGA APA ?”

“engga kok tish ..”

“ENGGA GIMANA ? KALIAN JELAS-JELAS BERANTEM GINI ! KATANYA JANJI GA BAKAL BERANTEM LAGI !”

Ternyata mereka dulu udah janji sama tisha kalo mereka ngga bakal berantem lagi, sampe ngelukain satu samalain.

Tara yang mulai takut sama sahabatnya itu langsung narik tangan Kevin lalu berjalan ngehampirin tisha yang ngga terlalu jauh darinya dan nyeret tisha juga untuk keluar dari kerumunan teman-teman yang terus merhatiin mereka,lalu bergegas ke tempat yang agak sepi , depan kelas 8B .

“maaf tish ” tara meminta maaf pada tisha

Tara dan Kevin hanya menunduk

“certain sama gue kalian berantem gara-gara apa ?”Tanya tisha emosi

“eng..eng..engga ada apa-apa tishaa”jawab Kevin bingung

“ga mungkin ngga ada apa-apa ! pasti ada apa-apa ! ayolah jawab !”

Tara dan Kevin agak takut untuk ngakuin masalahnya , soalnya mereka udah janji sama tisha . mereka malu, mereka ngegedein masalah yang sangat kecil dan tak perlu dipermasalahkan .

“bi..bi..bi..biasa tish Kevin ngejailin gue lagi.. tadi pas gue ninggalin loe gue ketemu anak tengil ini di depan kelasnya”jawab tara sambil menunjuk muka Kevin yang masih tertunduk

“terus ?” dengan sinisnya tisha nanya

“teruus…ehm.. gue numpahin milkshake gue ke tara daan tara langsung narik gue ke lapang basket dan nonjok gue, yaah.. gue baleslah itu tonjokan ! ” sambung Kevin yang mulai menjelaskan

“KEVIIN !!! PARAH LOE !!” tisha kaget

“iyah ! ga sopan kan tish !”jawab tara yang merasa terbela oleh tisha

“LOE JUGA SALAH TARAAA !!!!!”

“ya enggalah ! gue kan ngebela diri sebagai cewek !”jawab tara masih membela dirinya

 “engga tara ! Kalian berdua salah ! RIOAJA YANGENGGAKSENGAJA KETUMPAHAN SERAGAMNYA SAMAESKRIM GUEENGGAMARAH! MALAHANDIAMINTAMAAFSAMAGUE!  CONTOHINRIOTUH ! KALIANSEHARUSNYAMALU UDAHGEDETAPIKELAKUAHKAYAANAKTK !” tisha membalas dengan memakai model ‘rio’ dengan nada bicara yang keras tanpa spasi . itu membuat rio yang lagi diem dikelasnya yang sepi kaget !



BERSAMBUNG.......... 

Rabu, 12 Mei 2010

suara lembut anak itu ngebuat tisha gila (part 11)

aduuh, maaf ya.. baru ngeposting part 11 sekarang-sekarang, soalnya iba bingung banget tentang lanjutannya , yaah yaudahlah let's check it out !!


Ternyata tadi malem tisha ngedengerin cowok itu nyanyi lagi, tisha serasa habis ngecash semangat dan energinya kembali setelah ngedenger cowok itu nyanyi, tisha jadi semangat sekolah lagi semangat main, semangat lah ! setelah sekian lama mikirin siapa si cowok itu toh nanti cowok itu bakal ngasih tau siapa dirinya . jadi tisha ingin menjalankan hidupnya seperti biasa .

 

Tisha dan tara pergi ke kopsis untuk membeli es krim ,tisha lagi pengen banget beli eskrim jadi tara dengan kurang iklash nganter tisha ke kopsis , sesampainnya di kopsis tisha langsung menuju tempat eskrim dan memutar-mutarkan telunjuknya di atas kaca tempat eskrim , dan langsung menggeser kacanya lalu mengambil eskrim conello yang bercone besar rasa strawberry enak dan agak mahal .tisha membawa eskrimnya ke depan pa kopsis dan mengeluarkan uang selebaran berwarna merah, lalu menunggu kembaliannya dan segera keluar dari kopsis . tara dan tisha berjalan-jalan disekitar  sekolah untuk melepaskan kepenatan (bahasanyaaa) dijalan tisha sibuk membuka bungkus eskrimnya yang dibungkus kertas itu sampai tisha jalannya ga liat, tisha ngandelin tara yang ada disampingnya untuk ngarahin dia jalan eeh sitara malah jalan aja lempeng ngga ngebantuin temennya itu , jelas tisha terus jalan lurus dengan masih sibuk ngebuka bungkus eskrimnya biar megangnya pewe, TIBA-TIBA….DUUG !  Tisha ngebentur badan seseorang dan otomatis eskrim tisha yang baru aja di beresin neplok ke badan seseorang, tisha hanya melongo ngeliat eskrimnya itu ancur dan mulai mengangkat kepalanya kea rah seseorang yang tisha tabrak…jengjengjeng

“HA ?” batin tisha kaget bangeeeet ! ngeliat seseorang yang bertubuh tinggi, bermuka hitam manis dan gantenglaah… RIO !

“yaampuun, tisha ? udah lama banget gue ga liat tisha ! sejak kapan yaa ! OMG ! dia sekarang ada di pelukan gue, sekaligus eskrimnya” batin rio yang kaget sekaligus seneng ngeliat tisha ada didekatnya

“oops ! ma..ma..maaf rio !”tisha minta maaf sambil mikir gimana caranya untuk ngebersihin eskrimnya yang ada di baju rio

“uhmm, engga apa apa kok tish !” jawab rio nyoba untuk ngecilin volume detak jantungnya yang berdetak sangat kencang itu

“emm? Kamu ke kelas aku yu, aku ambil tissue di tas aku dulu kamu tunggu di luar kelasku aja . mau ?” tisha menawarkan bantuannya yang wajib untuk tisha lakuin yaitu ngebersihin seragam rio dari eskrimnya

“mmmm, boleh, makasih tish”….”tisha ngomong…..AKU ? KAMU ? aneh banget”batin rio

Tisha yang agak aneh ngeliat raut wajah rio setelah ia berbicara mulai berfikir kalo..

“tadi gue ngomong apa ?? oh my god ? aku ? kamu ? iih tisha ? loe kenapa sih !! ” batin tisha malu

Tisha megang tangan rio dan menyeretnya ke kelas 8B , kelasnya tisha . sesampainya di depan kelas 8B tisha langsung ngeliat ke arah rio dan nanya

“lo mau masuk ? atau disini ?”

“uhm, terserah” balas rio yang mengharapkan tisha ngajak rio masuk ke kelasnya, ngizinin rio duduk disebelahnya untuk ngebersihin noda eskrim tisha itu dan rio mau ngaku tentang semua tentang cowok yang selalu nelponin tisha tiap malam

“emm, masuk aja deh, ga ada siapa-siapa ini”ajak tisha yang langsung nyeret rio masuk dan ngedudukin rio di bangkunya tara, seakan rio itu sebuah boneka yang lagi dijalanin sama pemiliknya

Riopun duduk sambil terus berusaha ngecilin volume detakan jantungnya yang makin kencang berdebarnya, tisha ngambil tissue di tasnya dengan cepat dan ngambil botol minumnya lalu meletakkannya di atas meja dan segera duduk ,

“huah” kata tisha sambil menghempaskan tubuhnya di kursi sebelah rio duduk.

Dengan sigap tisha ngeluarin tissue dari bungkusannya dan netesin beberapa tetes air dari botol minumnya . tishapun mulai membersihkan noda eskrim strawberry yang ada di seragam rio dengan pelan pelan dan hati-hati , rio agak bingung untuk ngakuin soal telpon itu, akhirnya… rio meraih tangan tisha dengan lembut yang lagi sibuk ngelapin kemejanya dan….


BERSAMBUNG...

 

 

 

 

 

Jumat, 07 Mei 2010

suara lembut anak itu ngebuat tisha gila (part 10)

’10 missed call ’

“HAH? Banyak banget !!”tisha kaget diikuti oleh kepanikan tara yang langsung nyamperin tisha dan ngeliat hape tisha

“ada apa tish ?”

“10 misscall tar ! banyak banget !”

“dari siapa ? cowok itu ?”

“iya”

“oo, yaudah tunggu dulu sampe dia nelpon lagi baru kamu angkat”tutur tara tiis karena ga penasaran sama sosok cowok itu

“hah ? masa aku harus nungguin dia nelpon ? gimana kalo dia udah nyerah karena g ague angkat telponnya dari tadi ?”

“aah ! tunggu aja lagi sabar dikit napa ?”

“yaya”tisha pasrah

Tishapun nunggu cowok itu nelpon lagi untuk yang ke 11 kalinya malam ini, akhirnya setelah tisha  nunggu lama telpon tisha bunyi tepat jam 10

“halo ! ” tisha girang

meski waktu datang

Dan berlalu sampai kau tiada bertahan

Semua takan mampu mengubahku

hanyalah kau yang ada di relungku

hanyalah dirimu

mampu membuatku jatuh dan mencinta

kau bukan hanya sekedaarr….

“hey ! kamu siapa ?”

“akuu…”

“SIAPA ??”tisha kaget ! dia shock ngedenger cowok itu bicara !

“totot..” sambungannya terputus

Sambungannya terputus,tisha gatau harus ngapain,tara sudah tertidur pulas,nggak mungkin tisha ngebangunin tara nanti malah ngambek lagi, tisha ngeberaniin diri untuk nelpon cowok itu,tapi nggak pernah diangkat , tisha terus neponin sampai beberapa kali tapi nggak pernah diangkat malahan direject . setelah waktu menunjukan jam 1 pagi tisha nyerah dan segera tidur

 Besoknya

Tisha ninggalin tara dirumahnya untuk sejenak pergi ke taman deket rumahnya , ditaman tisha bener-bener gak ngapangapain tisha duduk di kursi sebelah kolam ikan dan mencoba untuk nelpon cowok itu lagi tapi tetep aja ga diangkat, samapi yang ketiga kalinya cowok itu ngangkat telponnya,

Melihat tawamu

Mendengar senandungmu

Terlihat jelas dimatamu

Warna-warna indahmu

Menatap langkahmu

Meratapi kisah hidupmu

terlihat jelas bahwa hatimu

anugrahterindahyangpernahkumilikiii…totot” belum juga tisha ngomong cowok itu udah nyanyi dan langsung mematikan sambungannya, odongnya tisha bukan memotong nyanyian cowok itu, tisha malah ngedengerin sambil senyum-senyum ,tisha baru tersadar setelah ngedenger suara tanda sambungan yang terputus

“loh ??bego ! kok gue malah ngedengerin ! bukannya motong nyanyian cowok itu ! yaah, gagal lagi!” tisha nyesel kenapa dia malah diem aja

“tapii,kalo dipikir-pikir cowok ini tadi nyanyi syair yang kayanya udah tau banget sama semua tentang gue, jadi cowok ini siapa coba ?”batin tisha makin bingung

 

Besoknya disekolah…

Tisha pergi ke sekolah dengan semangat , gatau kenapa dia sangat girang.

“tish ? lo kenapa ?”Tanya tara

“uhmm,kenapa emangnya ?”

“lo aneh banget hari ini ?”

“aneh gimana ? perasaan biasa aja”

“aneh,”

“ah, itu Cuma perasaan lo aja kali”

“iya gitu ?” tara berusaha nyari tau ada apa sama sahabatnya ini


Ternyata tisha tadi malem….

  BERSAMBUNG....

 

suara lembut anak itu ngebuat tisha gila (part 9)



Hari ini tisha ngejalanin hari sibuknya lagi,karena ada les hari ini .

Di les…

Rio datang lebih awal dari biasanya, tanpa kecanggunan rio ngobrol sama tisha yang udah dateng duluan, mereka ga Nampak canggung atau salting,biasa aja

Sepulang les tisha pulang dengan mamanya dan langsung menjatuhkan badannya di atas kasur empuknya setelah sampai dikamar. Tiba-tiba hape tisha bunyi… tisha langsung mengangkat telpon itu tanpa ngeliat nama kontaknya ,

“halo ?”

burung-burung pun bernyanyi

Bunga pun tersenyum

Melihat kau hibur hatikuu

Hatiku mekar kembali

Terhibur symphony

Pasti hidupku kan bahagia..

Tisha kaget ! dia cepat-cepat bangun dari tidurnya lalu konsen ngedengerin lagu itu,kali ini suara telponnya belum mati masih nyambung

“ini siapa???” Tanya tisha buru-buru

“totot”telponnya mati

“hah ? yaampun telat lagi deh !”

Tisha pasrah,dia terus nyelimutin tubuhnya dengan selimtutnya dan segera terlelap dalam tidurnya, dan mimpiin suara cowok itu (haha)

Tiap malem cowok itu nepon tisha dan nyanyiin sebuah lagu yang berbeda tiap harinya,semua itu ngebuat tisha jatuh cinta sama suara cowok itu, gatau kenapa tisha yakin banget sama perasaannya ini padahal tisha gatau siapa dia ? kayak gimana orangnya ? baik atau engga ? tapi tisha tetep kekeh sama perasaannya dia yakin kalo dia jatuh cinta sama cowok itu (?)tapi tisha nggak pernah berfikir untuk mengetahui siapa cowok itu,tishapun ga pernah ngesms cowok itu,apalagi nelpon tisha Cuma nerima telpon dari cowok itu dan ngedengerinnya dengan senang hati.

Disekolah…

Hari ini kelas 8A dan 8B kosong pelajarannya, gurunya gatau kemana . anak-anak pada bermain keluar kelas,ada pergi ke kantin, ada yang main di lapangan, ada yang sekedar jalan-jalan di sekitar sekolah, dan masih banyak lagi ! taukan ? kerjaan anak SMP jaman sekarang…

Rio lagi bosen, dia belum ngeliat tisha pagi ini dia ke kantin dengan tampang malasnya yang dipamerin ke seluruh isi kantin, dengan tidak sengaja rio duduk di tempat tisha biasa duduk kalo istirahat . tiba-tiba grace nyamperin rio yang lagi duduk sendiri daan.. biasalah keganjenan gitu rio nanggepinnya dengan kalem, grace ini temen sekelasnya rio . diwaktu yang besamaan tisha ngajakin tara untuk ke kantin membeli teh kotak,naah pas tisha mau duduk di tempat biasa dia duduk tisha ngeliat rio lagi duduk disitu, dan disampingnnya ada cewek, mereka berdua ngobrol-ngobrol gitu . tisha ngga terlalu mentingin soal bangku yang biasanya dia dudukin, tapi soal cewek itulooo yang disebelah rioo .. “siapa dia ??” batin tisha agak kesel . gatau kenapa tisha panas hatinya ngeliat rio duduk sebelahan sama cewek yang ngga tisha kenal itu , padahal tisha ga pernah suka sama rio paling Cuma ngefans sama suaranya yang berkualitas dan senyumnya yang menawan . tapi tisha kuat pendirian dia coba untuk tetap pada pendiriannya, rasa itu Cuma buat cowok yang selalu nelponin dia . tisha emang Nampak bĂȘte ngeliat itu, dia langsung ngajak tara untuk kembali ke kelas

“laah lo kan mau beli teh kotak ?” Tanya tara bingung

“engga jadi ah ! males !” ketus tisha

“aaah ?? hayo ? ada apa ?” tara nyinggung tisha setelah ngeliat rio yang ada di tempat duduk itu sama cewek

“ga ! gaada apa apa”

Tara tau kalo cowok yang nelponin dia itu rio dan rio suka sama tisha tapi tara ngga mau bilang sama tisha, tara pingin rio ngelakuin semuanya sendiri, karena tara tau kalau tisha itu ngga suka sama yang namanya ‘di comblangin’ sahabat tisha ini ngerti banget gimana tisha,tara juga tau ko kalo tisha suka sama rio ; D

Malem ini tara diajak sama tisha untuk nginep dirumahnya karena besok hari sabtu dan libuuurr, tarapun menerima ajakannya itu .

Di kamar tisha…

“taraa, tishaa makan dulu yuu” panggil mama tisha dari bawah

“iya ma”… “iya tante” jawab mereka

“tish,makan dulu deh nanti aja nelponnya”tara membujuk tisha yang ngebet-ngebet pengen nelpon cowok itu male mini,

“yaudah deh”jawab tisha,dan ninggalin hapenya diatas kasurnya dan bergegas kebawah bareng tara

Setelah makan malam tara dan tisha kembali ke kamar tisha, sesampainya di kamar tisha, tisha kaget saat tisha melihat layar hape yang dia baru ambil di atas kasur..


BERSAMBUNG....

Rabu, 05 Mei 2010

suara lembut anak itu ngebuat tisha gila (part 8)

Sejak saat itu tisha bener-bener teracuni oleh suara rio,hampir tiap hari tisha ngedengerin lagu-lagunya rio.setiap sekolah, setiap les, setiap ketemu rio tisha ngerasa deg-degan,padahal tisha ini ga pernah peduli sama yang namanya cowok, tapi tisha nggak meduliin itu, tisha nganggep itu hanya sekedar kakagumannya sama suara rio yang edanlah ! .

Rio emang jelas suka sama tisha, tapi sebelumnya emang sekedar suka ngeliatin tisha yang lucu, cuek, cantik, pinter itu, tapi kesini-sini rio ngerasa kalo rio sayang sama tisha

~

Sejak rio salting-saltingan sama tisha rio berinisiatif untuk ngungkapin rasa sayangnya ke tisha tapi di gatau harus ngapain,tiba-tiba lewat di otak rio tentang menyanyi..

“aha !”rio girang sambil memetik jempol dan telunjuknya

Rio berfikir untuk minta nomernya tisha ke sahabatnya tisha, tara . kebetulan di sekolah rio berpapasan sama tara yang lagi sendiri, ga bareng sama tisha

“waktu yang pas !”batin rio yang langsung nyamperin tara

“tar, maaf ganggu”sela rio

“oya, gapapa !”jawab tara yang kaget sekaligus seneng

“boleh ga gue minta nomer handphonenya tisha ?

“hah? Wah beruntungnya sahabat gue hahai !” batin tisha yang udah ngerti sama sikap rio

“oh, ya bentar.~~~~ catet 085721396007”sambung tara sambil ngebuka kontak di hapenya

“0 8 5 7 2 1 3 9 6 0 0 7 ?”  rio mengulang nomer tisha yang sudah diketik dan langsung menyimpannya di kontak hapenya

“ya bener”

“makasih tar”

“sama-sama”

 

Malam hari…

Dikamar rio…

Rio terus ngeliatin hapenya..dia pengen nelpon tisha sekarang, tapi rio gugip banget, jantungnya berdetak cepet baget,tapi akhirnya rio ngeberaniin diri untuk nelpon tisha sekarang..rio mengambil hapenya dan nyari kontak yang namanya tisha dan menekan tombol call..beberapa detik kemudian suara yang berarti nyambung pun bunyi. Rio makin gugup karena telponnya udah nyambung tinggal nunggu tisha ngangkat telponnya..akhirnya tisha ngangkat telpon rio

“halo ?”Tanya tisha

“…….”rio masih mikirin sesuatu

“halo ? ini siapa ?”tisha penasaran

seandainya…bintang tak beri petunjuk

Untuk menemuimu untuk menghampirimu

Seandainya…bila kau tak membantu aku

Untuk mencari dirimu sosok..TOTOTT” rio mematikan telponnya itu pas di kata sosok,

Tisha yang sejak pertama ngedenger orang itu nyanyi sempat kaget tapi dia bener bener ngedengerin cowok itu nyanyi dari awal dengan konsenterasi tingkat tinggi (?)suara yang lembut dan bagus itu menyita perhatiannya ! tisha ngelamun,senyum-senyum sendiri,padahal tisha gatau siapa yang nelpon dia itu . tisha emang penasaran sama cowok itu tapi tisha ga berani untuk nelpon lagi,tisha hanya ngesave nomer cowok itu dengan nama si suara lembut di hapenya .

Besoknya ditaman sekolah…

“tar, kemaren ada yang nelpon gue”curhat tisha

“siapa?”

“gatau,pas dia nelpon gue dia diem beberapa detik terus tiba-tiba cowok itu nyanyi..suaranya keren ! gue sampe kelepek-kelepek ngedengerinnya tapi sayangnya dia matiin telponnya sebelum gue Tanya namanya”

“dia ga ngomong apa-apa?”

“ga,Cuma nyanyi, aduuh siapa ya ? siapa dia ?”

“ha ? ga salah lo pengen tau namanya ? lo biasanya bodo amat sama cowok ?”Tanya tara yang udah tau siapa tersangkanya

“heeemm,gatau, tapi cowok ini beda tar,”trisha bingung

“aaaa???”

“ah,ngapain gue ngurusin !”tisha tiba-tiba berubah,tisha malu sama tara

“alah bilang aja lo lagi jatuh cinta kan ?”

“ha ? gamungkin !”

“aah, ngaku aja tish ”

“ga”

“ya”

“ga”

“ya”

“eh ! gimana mau jatuh cinta kalo gue aja gatau siapa dia ?”

“that’s possible tisha ! everythings can happen”

“whatever”

Setelah mereka ngobrol mereka kembali ke kelas …

suara lembut anak itu ngebuat tisha gila (part 7)

Sedalam yang pernah kurasa

Hasratku hanyalah untukmu

Terukir manis

Dalam renunganku

Jiwaku, jiwamu menyatuu

Biarkanlah kurasakan hangatnya sentuhan hatimu

Bawa aku penuhiku berilah diriku

Kasih putih di hatikuu


Suara lembut yang ngebuat tisha melotot dan kagum, suara itu melantun sangat lembut dan kayanya nyampe ke hati tisha. Tisha mendekati sumber suara, kelas 8A, tisha ngintip dari pintu yang sengaja ga ditutup karena cuaca lagi panas.tisha memunculkan setengah kepalanya di pintu yang menjorok keluar itu..

Di depan kelas sosok cowok yang nggak asing lagi buat tisha, RIO,rio terus nyanyi,kelasnya hening ga ada satupun yang bicara.tisha senyum sendiri ngeliatin rio, LEBAAARRRR banget senyumnya ! ternyata kelas 8A lagi pelajaran music, pantes rio nyanyi .

Rio ngerasa ada sesuatu di dekat pintu, rio sedikit melirik untuk memastikan dengan coolnya (haduh ! bisa dibayangin kan !) tisha kaget tapi odongnya di tetep nonjolin setengah kepalanya itu di pintu (bukannya kabur ? aneh !). rio yang mengetahui bahwa itu tisha hanya senyum tipis karena seneng ngeliat tisha yang lagi ngintipin dirinya,lalu senyum ke tisha dengan senyumnya tea yang bikin kelepek-kelepek ! tisha sontak kaget ngeliat rio senyum ke tisha, tisha pun membalasnya dan segera ngacir ke WC cewek yang masih jauuuh dari tempatnya sekarang .

“aduuh ! tadi ngapain ngeliatin 8A dulu ! mana WCnya masih jauh lagi ! udah ga tahan nih !”batin tisha sambil terus buru-buruberjalan,bahkan bukan buru-buru lagi, tapi tisha udah lari sekuat tenaga

Seselesainya dari WC tisha langsung kembali ke kelasnya,di jalan menuju kelasnya tisha senyum-senyum sendiri nginget suara rio itu, karena emang tisha ini pecinta musik. tiba-tiba tisha kepikiran untuk ngedownload lagu-lagunya, beli kaset dan CDnya.karena tisha inget, tara yang suka mamer-mamerin lagu lagu baru rio yang dia download ke tisha.

“YEES !” kata tisha dengan suara yang nggak dibilang kecil, dia sedikit mau teriak (?)

“oops”sambungnya yang agak malu,untungnya di lorong kelasnya lagi ga ada siapa-siapa

“iih ! ngapain gue teriak sendiri ??”batin tisha yang udah nyampe di depan kelasnya dan segera masuk

Sekolah pun selesai.. tisha minta tara untuk nganterin ke toko CD,emang udah biasa tara di minta untuk nganterin tisha ke took CD untuk beli CD atau kaset music tapi tara kaget pas tisha nyari-nyari CD album idola cilik . shock tara !!

“tish ? katanya lo ga pernah nonton idola cilik ?”Tanya tara yang agak curiga sama kelakuan sahabatnya ini

“iya, emang kenapa ?”balas tisha yang masih sibuk nyari CD itu

“loh ! terus lo ngapain nyari CDnya ?”

“Cuma pengen denger-denger aja karena kalo gue minta atau minjem yang punya lo pasti ga dikasih ” tisha ngeles

“ha ? emang lo tau gimana suara mereka ?”pancing tara yang udah sedikit mengerti

“tau ! bagus banget ko suaranya !”

“suara siapa ?”

“Rio !”…… “oops !”

“ha ? rio ? lo suka sama rio yaa ?”Tanya tara dengan nada yang sedikit mengolok-ngolok

“eits !! e e bukan dianya tara ! his voice !” jawab tisha lega karena bisa nemuin jawaban buat tara.

“ooo yaudah cepet dong, sekalian yang idola cilik satu sama duanya aja ”

“emangnya idola cilik ada berapa sesi ?”

“yaelaa ! nih anak ! ada 3 masa gatau sih !”

“oo, ga ah ! cukup yang idola cilik yang terakhir ”

“kenapa ?aaaa pasti gara-gara ada rio ya ?”

“ga ! gue Cuma bawa duit dikit”

“oo”

Tisha pun minta CD itu ke petugas toko biar cepet dan tishapun langsung membayarnya di kasir

Dijalan. Dimobil…

Tisha masukin CD yang baru dia beli itu ke tasnya dan ngeluarin hapenya,lalu meminta tara untuk ngirimin lagu yang rio nyanyiin yang tara punya di hapenya

“ayo tar ! ayo !” tisha gereget

“ya ntar napeu ? gue tandain dulu yang rio”

Akhirnya pengiriman selesai, pas banget  mobil berhenti di depan pager rumah tara,tara bilang terimakasih dan turun dari mobil.tisha ngelanjutin perjalanannya ke rumah…

BERSAMBUNG…

suara lembut anak itu ngebuat tisha gila (part 6)

“nama lo siapa?kita belum kenalan” Tanya rio yang langsung duduk disebelah tisha dan menjulurkan tangannya

Tara terkejut liat sosok rio didepannya lagi mencoba kenalan sama sahabatnya itu..

“oh my god ! rio ada di depan gue ! depan muka gue banget !”batin tara

“oh ! iyaa gue tisha”balas tisha tiis

“oo, tisha ya ?”rio gugup sekaligus senang

“ya”

“eeemmm, ada peer ga ?”Tanya rio basabasi

Tara terus meratiin mereka dang a berani ngomong apa-apa, tara ngga ngerti apa yang mereka bicarain selain kenalan.

“gatau, gaada”balas tisha bingung

“oh, yaudah samapi ketemu lagi tishaa !” lambai rio menjauh pergi

“tish ! kok lo kayanya tiis banget ketemu dia !”tara marah

“emangnya gue harus gimana?”balas tisha

“terus tadi kalian ngomongin apa ? kalian udah saling kenal ? kenapa dia nanyain peer ? kan kita ga sekelas sama dia ? terus kok kalian nyambung ngomongnya?”

“ooh, itu.. gue belum kasih tau lo ya ?”

“belum, EMANG APAAN ??”Tanya tara curiga sekaligus penasaran

“jadi gini.. sebenarnya gue di tempat les punya satu temen smp dan itu dia.. gue ga tau kalo dia smp karena pas dia ngenalin diri ga gue perhatiin lagian dia ngenalin diri setelah gue banget, karena rio duduk disebelah gue waktu itu”jawab tisha tiis

“HAH ?? lo sekelas sama MARIO ??” tara kaget

“ya”

“tapi..kenapa dia ga ngenalin lo pas tragedy tisha tereak diremes tangannya sama tara  (hhe)??”

“karena pas dia masuk dia lagi keliatan kecapean ga ada satupun yang dia perhatiin”

“hah ? setiis itu lo ? rio ! rio ! masa lo ga ngenalin muka dia yang sering ada di tv ! parah lo !”

“biasaa, gue kan jarang nonton tv(masa ?)”

“yaudahlah , lo memang gini orangnya ke kelas yuk ?”

Merekapun ke kelas, bel masuk bunyi, semua pada ke kelasnya masing-masing .

pelajaran bu desi…bahasa Indonesia tiba-tiba tisha ngerasa kebelet banget.. tisha minta izin ke bu desi untuk ke belakang sebentar..

~

Tisha jalan ngelewatin kelas 8A tiba-tiba tisha dikagetin sama…

BERSAMBUNG