Jumat, 20 Agustus 2010

Jikaaa

jika aku kehilangan SESUATU
aku mampu mencarinya
jika aku kehilangan ARAH
aku bisa memohon bantuan pada Allah
jika aku kehilangan TEMAN 
sungguh aku tak sanggup
jika aku kehilangan SAHABAT
sungguh aku tak rela
jika aku kehilangan KELUARGA
sungguh aku tak bisa!



bagus yaa katakatanyaaa :))

Kamis, 19 Agustus 2010

HOW HAPPY I AM

hari ini 19 agustus 2010, pagi hari seperti biasa dateng pagi. nyampe sekolah belum ada siapa siapa, aku memutuskan untuk sejenak mengelilingi sekolah yang sempit inii, terfikir dengan janji yang sudah tadi malam kubuat "mengajak temen teman kelas 8ku untuk berdiskusi soal acara yang akan kita selengelarakan di bulan puasa ini" aku bergegas mencara anggota kelas 8 ku dulu bersama kedua temanku, mula mula bertemu dijalan dan secara cepat memberitahukan "istirahat yaa, di depan kelas kita duluuu" lalu merasa lelah untuk terus berdiri menunggu anggota lainnya kita memilih untuk duduk di kursi taman yang sangat strategis untuk mencegat anggota anggota lainnya yang belum muncul. satu demi satu anggota yang kami tunggu sudah berlalu menuju kelasnya masing masing. bel berbunyii,memang belum semuanya kami beritahuu, tapi setidaknya hampir 90%. masuk kelaas, kami berpisaah ke kelas masing masing. pelajaran matematikaa, membosankan, mengerjakan tugas untuk dikumpulkan secepatnya, lalu olah raga. hari ini masih bulan ramadhan, guru olah raga tidak menyuruh kita praktek tapi teori.lamalamalamalama bel istirahat berbunyi aku teringat janjiku yang tadii, aku harus segera ke depan kelas lamakuu !! guru olah raganya agak ngaret untuk menyuruh kita keluar istirahat."yaah, silahkan istirahat" seru guru olah raga dengan penuh semangat sambil masih kesibukan dengan lks teman yang sedang aku contek, aku menuju ruang kelas lamaku. sesampainya disanaa melihat keadaan halaman kelas kita yaitu ruang BK kosong, tak ada satupun yang duduk disana, aku terus meneruskan lks ku, tiba tibaa "dib! cepet masuuk" temanku menunjuk ke arah kopsis yang ada disebelah ruang BK (halaman kelasku dulu) dengan penuh kebingungan aku memasuki ruangan kopsis. jrengjrengjreng ruangan kopsis dipenuhi oleh WARGA HBS yang gandengnya tiada tara, mataku melotot melihat fenomena alam ini yang sudah satu bulan lebih tak pernah kulihat lagi. WARGA HBS KEMBALI TERKUMPUL DALAM SATU RUANGAN LAGI. hatiku bercampur aduk ada rasa senang yang membuat mataku melotot, ada rasa takut yang membuat tubuhku berkeringat karena aku datang telat ke acara yang bisa dibilang aku yang bikiin, ada rasa sedih yang membuat hatiku takut mereka kembali hilang, dan ada rasa keberanian yang membuatku berteriak "KALIAAAAAAN, AKU KANGEEN KALIAN LOOOH" . tiba tiba bel masuk berbunyii, semuanya paniik aku jugaa. sebenarnya ada setan kecilku yang berbisik dan menyuruhku mabal, karena aku kangen saat saat kaya ginii, rela mabal demi teman? apa boleeh, yaaah satu satu warga HBS meninggalkan kopsis yang udaranya sangat panaas inii tapi sangat sejuk untuk hati yang sangat bahagia inii. PINGIN LAGI KAYA GINIIII !! SEMOGA BISAA LOVE YOU ALL FRIENDS ! MISS YOU ALL ! :-*



ditambah plus Pesantren Kilat disore hari, materinya adalah public speaking, kembaranku kedepan untuk berbicara, yang terlintas diotaknya saat ini mungkin hanya satu, HBS. ia maju dan memulai cerita tentang HBS yang mungkiiin dimata anak anak disana asing,HBS ? apa HBS? debi nyeriatin semuanya dengan tanpa sadar ia menghabiskan waktu 5 menit lebih, sedangkan aku dan yang lain hanya mendapat waktu 2 menit, semua yang disana terpana mendengar ceritanya, kejadian kejadiannya yang begitu mengharukan. applouse yang banyak untuk debi. dan satu anak asing yang tau dan sedikit kenal HBS berkata "HBS THE BEST" tiba tiba air mataku tak tahan untuk keluar dari rumahnya setelah mendengar cerita yang keluar dari mulut kembaranku itu. yaah, mungkin ini bisa dibilang LEBE tapii gimana yaa? thats the truth !

Kamis, 05 Agustus 2010

dont know what (part 19 END)

sesosok cewek cantik yang sedang menangis dibalik tembok tempat mereka duduk. Dan segera menghampiri mereka
“BRUUUG !” sesuatu datang dengan kilat menghampiri rio dan memeluk tubuhnya erat erat, dengan sedikit air mata yang membuat mata cewek itu merah dan sembab. Sila, sila mendengarkan semua yang rio katakan, ia baru tahu kalau sahabatnya ini mencintai dirinya sendiri, ia terus merengek di depan rifky yang sangat kaget melihatnya mendengar apa yang rio katakan sambil menangis menyesal, kali ini sila membuat rio terdiam terpaku tak tahu apa yang harus dilakukan, rio hanya diam memeluk sila yang masih menangis
Hati sila sangat terpukul mendengar apa yang telah rio katakan, “bodo banget guee ! udah jelas jelas gue sanyang sama rio bukan sekedar sahabaat, kenapa gue masiih aja pingin milikin rifky yang jelas jelas sayang sama gue dan rio, bodoo ! bodoo! Udah jelas kalo rio yang selalu ada disamping gue, udah jelas kalo rio yang selalu ada kalo gue butuh, udah jelas kalo rio yang bisa buat gue tersenyum, tertawa, nangis, bahkan takut saat gue mau nembak rifky! Ternyata riooo bukan rifkyyy ! rio yang rela nungguin gue selama beberapa tahun untuk sekolah di luar negeri ternyata sayang gueee, begooo ! bego loe siil ! kenapa coba ga dari dulu lo nyadar kalo lo sayang rio ? ” batin sila
“lo jahat yooo ! kenapa lo ga bilaaang ! hu..hu..hh..hhhh” rengek sila sambil memukul mukul badan rio
“sorry siil” jawab rio lemas
“dan ? sekarang ? lo mau ninggalin gue ? ” air mata sila membanjir “sila sayang rioo, sila ga mau kehilangan rio untuk selamanyaaa, rio ga bakal balik lagi ke sini ?”
“sila sayang rio ?”
“iyaa, sila sayang rio”
“sila mau nungguin rio untuk jangka waktu yang panjang ?” rio menghapus air mata sila perlahan
“tapii, berapa lama yoo? hh..hh”
“sampai rio siap untuk nikahin sila” rio tersenyum lebar, sila hanya diam mendengar kata kata rio itu dan dengan perlahan menunjukan senyumannya yang paling manis pada rio :-)


TAMAAAAAAAAAAAAAT, hahaaa yaampuun akhirnya cerita diba ini tamaat setelah lama diba putusin untuk namatin ini cerita, hah ! cerita keduaa, yaah cukup membuat otak berkeringat (?) semoga kalian mengerti dengan apa yang saya tumpahkan di dalam cerita ini (hadeeeuuuh bahasaaa) thanks all :))))))))

Selasa, 03 Agustus 2010

dont know what (part 18)


“rio, pikir pikir dulu ma”rio meneteskan air matanya dan pergi meninggalkan mamanya ke ruangan kamar tidurnya. Diatas kasurnya ia terus melamun tak tidur tidur memikirkan satu hal, papanya atau sahabatnya ?
Besoknyaa..
Seperti biasa rio menjemput sila dirumahnya untuk berangkat ke kampus.”diin..diin..diin..diin” klakson mobil riopun berbunyi memanggil sila keluar rumahnya. Silapun berlari keluar dari arena rumahnya dan memasuki mobil rio yang belum lama menunggu. “braak” sila menutup pintu mobil dan duduk dengan rapi disamping rio .
“hh..hh..hh..” hela sila
“kenapa sil ? kok buru buru amaat ?” Tanya rio
“hh..hh.. rioo..rioo..hh..hh..”
“ada apa siih ?” rio mengambil sapu tangan yang ada di sakunya dan mengelap keringat yang sedikit menetes dikepala sila
“yoo..hh..hh..loe ga apa apa kaan?” sila memegang tangan rio dan menurunkannya perlahan, lalu ia genggam tangan rio erat erat
“mm..kenapa siih ? rio ga apa apa siil” tangan rio mendingin, ia sulit mengendalikan dirinya, ia ingin menangis saat itu karena mengingat tentang papanya yang menyuruhnya untuk pindah ke Kalimantan
“yoo..tadi malem sila mimpiin rioo” jawab sila manja
“mimpiin apa? Rio ga apa apa koo” rio melepaskan genggaman tangan sila dan membelai rambut sila perlahan untuk menenangkan sila
“sila juga ga ngertii, perasaan sila ga enaak”
“yaudaah, nanti aja yaa, sila certain di kampus, kita majuu”rio melepaskan tangannya dari rambut sila dan melai mengemudikan stir mobil dan meluncur ke kampus..

Sesampainya disekolaaah…
Rio membiarkan sila sendiri di kantin untuk menenangkan diri, rio bersama rifky meninggalkan rio ke sesuatu tempat di daerah kampus agar sila tidak bisa menyusul..sila hanya terdiam merenung memikirkan apa yang ia mimpikan tadi malam.

“yo ? ada apa sebenernya sama sila?” Tanya rifky memulai perbincangan
“gue juga masih bingung, tadi pagi pas gue jemput sila dirumahnyaa, pertama..sila lari lari masuk mobil, kedua..dia berkeringat dan sangat terlihat resah, ketiga..dia bilang kalo tadi malem dia mimpiin gue ky” jelas rio
“haa? Kenapa ?”
“gue juga ga ngertii”
“emangnya ada apa sama loe ? lo ngalamin sesuatu?”
“ee..ee..gue boleh cerita ga ky ?”
“boleh laah, kenapaa?”
“gue bakal pindaah ke Kalimantan”
“HAAH ??” muka rifky sangat kaget “kalimantaan ?”
“iya ky”mata rio mulai berkacakaca
“kanapa harus kalimantaan ? itu jauuh yoo”
“papah minta gue buat ikut dia disanaa”
“pantes sila mimpiin lo yoo. Masa lo mau ninggalin sila yoo”
Sementara itu rio dan rifky sedang berbincang sila masih kerepotan mencari dimana rio dan rifky
“itu dia ky, gue gamau jauh dari silaa, gue sayang banget sama silaa, tapii papa harus lebih diutamaiin ”
“gue ngerti yoo”rifky mencoba untuk menenangkan rio, karena rio mulai menangis
“sila segalanya buat gue, dia yang bisa buat gue senyum, yang bisa buat gue tegaar, yang bisa buat gue nangis, yang bisa buat gue tertawa, yang bisa buat gue marah, sila segalanya buet gue kyyy, gue sayang silaa, gue ngga pingin ninggalin diaa, gue pingin tetep ada disampingnya kalo dia butuh gue, gue masih pingin buat dia tertawa, gue masih pingin ngasih pundak gue kalo dia nangis, gue masih pingin jemput dia tiap pagi, gue masih pingin dengerin dia nyanyi gue ga mau ninggalin dia kiiiii !” air mata rio makin banyak ia terus meringis layaknya perempuan perempuan cengeng yang ditinggal pacarnya “AAAARRGGGGGH !!!” rio membantingkan kepalan tangannya ke dinding belakangnya
Mata rifky tak memperdulikan rio yang sedang ngamuk ngamuk, matanya terpaku pada