Selasa, 21 September 2010

Care, Like, and Love | thats same?

uhm, coba kita tebak! apa maksud judul yang ada diatas?

Care? kepedulian, rasa perhatian yang lebih, atau keprihatinan. Itulah yang bisa membuat semuanya buyaar yar yaar. Kadang kala perhatian ini membuat kita Bahagia, kadang kala juga Sedih, dan sedikit kemungkinan membuat kita marah. Like? suka, tertarik, mengagumi, dan ada laaah sedikit rasa ingin menginginkan  yakaan, hmm itu bisa ngebuat kita punya banyak power, semangat dan mood yang bagus. Menguntukan bukan? tapi kadang kala juga membuat kita kesal. Love ? cinta, sayang, dan benci. Tak perlu ditanya soal yang satu ini, semua orang pasti mengetahuinyaa. Cinta, cinta, cinta. sama seperti yang lainnya, kadang kala membuat kita semangat, kadang kala membuat kita marah, kadang kala membuat kita senang, dan kadang kala membuat kita menangis. Both of them is the same topic! Right? ketiganya bisa membuat kita senang maupun sedih ataupun marah, sama ajaa. If someone let me choose one of them, I will choose -->Care.

Kamis, 16 September 2010

Empat Bersaudara

"jangan cepet cepet kaaa" sahut tasya berusaha mengontrol kakanya yang sedang asik mengendarai mobil untuk mengantar tasya, tsara, dan thasa ke rumah pamannya, sehabis menghabiskan waktu di reuni SMA orang tuanya.
"nyantei dee, gue udah mahir kalii" jawab thio
"alaah, baru juga pengalaman nyupirin kita kita di kota nenek, udah bangga lo!" samber tsara gitu aja
thio udah ngelewatin jalanan yang ramai, dan mulai memasuki komplek perumahan,
"kaka, kaka, itu ada mobiil, jangan belok disinii!"kata tasya
"haah? masa ga cukup? cukuup aah" balas thio yang sudah terlanjur belok ke gang yang ada mobil nyempitin dan tidak memungkinkan untuk lewat.
"ga cukuup ucriit!" kata tsara kepanikaan, karena adeknya ini masih amatir untuk ngendarain mobil di tempat yang sempit, di dalam mobil hanya ada mereka berempat, semuanya kepanikan saat terdengar suara 'tok' waah mentok nooh!
"tuuh kaan!" rengek thasa, muka thio memucat, tapii ia berusaha mendinginkan suasana di dalem mobil biar ga kepanikaan
semua orang yang ada didalem mobil celingukan ga ada arah, bingung sana sini, ga tau harus ngapain,
"mampuus! ada orangnya didalem mobil ituu" kata thio
"dibilangin jugaa"kata thasa, tsara terus ngeliatin jendela kiri dan mulai mengontrol arah yang harus thio lakuin, biar bisa nerusin jalan ke rumah pamannya.
"banting dulu kaa, baru belokin ke kiri" kata tasya, sambil sibuk ngeliatin badan mobil bagian kirinya yang terlihat menempel pada mobil item disebelah yang lagi parkir.
"huuh!"thio mengehela nafas panjang panjang dan membuangnnya dengan cepat, mereka melanjutkan perjalanan.


sssssrt, rem mobil berbunyi, udah nyampee, tsara langsung keluar lewat pintu kiri dan langsung menengok keadaan pintu mobil yang tadi terlihat menempel pada mobil hitam yang sedang diam parkir.

"tuh kaan dee" muka tsara memucat dan melotot kearah pintu bagian bawah, thio, tasya, dan thasa yang masih ada di dalam mobil langsung melesat keluar mobil untuk melihat apa yang terjadi pada pintu mobil milik ayah mereka. muka keempat bersaudara ini sangat pucaat, garisan hitam tebal yang tergores di pintu mobil milik ayah mereka ini membuat mereka ternganga :-o
"gimana niih?" thio memegang garisan itu dan mencoba menebak, apa bisa dihilangkan?
"waah, kaa, paraah niih" geleng thasa
"coba kita lap duluu" saran tasya
thio melesat mencari lap yang ada disekitar halaman rumah pamannya ini, ketemu! ada! ia segera membasahi lap yang seadanya itu dari keran yang ada di halaman rumah.
"niih, misi misi" thio mencoba menyingkirkan kaka dan adik adiknya yang menghalangi jalannya untuk membersihkan goresan yang ada di pintu mobil.
mereka semua sibuk berusaha untuk menghilangkan goresan tsb, pake lap, ga mempan, tsara berinisiatif untuk menggunakan coin, aha! berhasil, mereka terus membersihkan goresan tersebut, duduk berjajar di depan pintu mobil dengan gerakan tangan yang sama, tanggung jawab itu perlu!

Selasa, 07 September 2010

Entah itu apa =))

I dont know! my life is better now, tepatnya sejak mulai libur sekolah, bebas dari pr, kerja kelompok, kelelahan, tugas, dan masih banyak lagi.
di bulan ramadhan, kegiatan sehari hari setelah libur mulai : pergi ke mesjid untuk taraweh, kumpul KRIMA setelah taraweh, nyamper temen yang pengen disamper di daerah propelat, pulang kerumah atau engga itikaf di mesjid sampe subuh. itulah hal hal yang rutin dilakuin seminggu kebelakang, dan tak ada sedikitpun rasa lelah yang menumpuk dibadan, fun, hanya kata itu yang bisa diucapkaan :). gatau karena suasananya yang bener bener bikin nyaman, gatau karena orang orangnya yang bikin asik, gatau kegiatannya yang super ga jelas, GATAU, hanya gatau. KRIMA, keluarga remaja islam mesjid al-muhajirin. bukannya gimana gimana yaa, sebenernya diba bukan orang yang tergolong masuk dalam kawasan masjid itu, tapi apa boleh buat, mereka tak apa apa, diba tak apa apa. KELUARGA, kata itulah yang terpintas diotak saat ngerasain kumpul kumpul bareng di mesjiid, ngitung uang kencleng, muhasabah bareng: ada yang ketiduran ada yang nangis serius ada yang ketawa ketiwi ga jelas ada yang main dan lainnya, sahur bareng, jalan jalan bareng, bubar bareng, ngaji bareng, main UNO bareng, ketiduran dimesjid saat cerita hantu maupun membahas soal yahudi , diliatin bapak bapak masjid karena berisik, gerilya nyamperin anak anak SMP yang lagi berkobar semangatnya dengan menggunakan payung kehujanan, nganterin pulang anak anak yang ketakutan sehabis cerita hantuu, rapat ngurusin kabaret atau camping. 
pulang kerumah subuh subuh langsung sahur bareng keluarga, sholat dan meeting sama kasur dan bantal sampai sekitar jam 11 pagi atau lebih parahnya sampai jam 2 siang. bangun untuk mandi, sedikit membantu ibu menyiapkan makanan untuk berbuka dan menunggu bedug buka bunyi. setelah buka puasa mengenyangkan perut, langsung sholat dan bersiap taraweh ke mesjid.
big of care, love, comfort, I like this very much!

banyak orang bilaaang, yaaah remaja mesjid siih biasaa, kasarnya sih cupu, gaulnya cuma sama yang itu ituuu aja, eits no! no for us! kita ngejalaninnya sebisa mungkin agar tidak mengganggu rutinitas pokok yang harus dikerjain tiap harinyaa. di hari biasa, maksudnya selain bulan Ramadhan, krima biasanya kumpul dimesjid seminggu 2 kali, yaitu malem sabtu dan malem minggu. kumpul kumpul krima biasa diisi dengan tadarusan, sharing, materi, diskusi, games, dan lainnya, beda dengan bulan ramadhan ini yang penuh cintaa. hampir tiap hari kita kumpul sehabis taraweh selesai. menghitung uang kencleng bersama lalu menyetorkannya dan memulai berbincang bincang.

inilah rumah kedua diba yang iba temuin lagii, duluu HBS, tapi sayangnyaa sekarang kita udah ga bisa ketemu tiap hari, mengucapkan salam tiap kali masuk kelaas, bermain bersama, belajar bersama, sharing bersama. memang beberapa bulann kebelakang rasanya sangat suntuk untuk berangkat sekolaah, ga ada semangat yang ngebuat stamina bertambah. kecewa siih, dengan keputusan ibu wakil kepala sekolah yang memutuskan untuk menyatukan kembali anak anak kelas delapan jadi anak anak kelas tujuh duluu, yaah, apaboleh buaat, harus diterima meskipun sakit melanda otaak, hati, badan, dan semangaat.